• Jumat, 29 September 2023

Bunga Bangsa Drummer Perempuan Asal Semarang Rilis Single ke Tiga, Sequel dari Cerita Rusaknya Bumi dan Isinya

- Kamis, 1 Juni 2023 | 20:17 WIB
Bunga Bangsa adalah Drummer Progressive perempuan asal Kota Semarang yang menjadi kebanggaan Indonesia (Yurri / bandungnewsphoto)
Bunga Bangsa adalah Drummer Progressive perempuan asal Kota Semarang yang menjadi kebanggaan Indonesia (Yurri / bandungnewsphoto)

BANDUNGNEWSPHOTO- Bunga Bangsa adalah Drummer Progressive perempuan asal Kota Semarang yang menjadi kebanggaan Indonesia. Dalam perjalanan sebagai Drummer, Bunga sudah mencapai banyak sekali prestasi. 

Salah satunya memecahkan rekor Muri sebagai “Remaja Perempuan Penabuh Drum Terlama” (22 Jam) di tahun 2021, dan disaat yang bersamaan Bunga berhasil menggalang donasi sebesar 2.2 Miliar yang seluruhnya diberikan kepada 1400 Anak Yatim di seluruh Indonesia melalui Yayasan Mizan Amanah. 

Sukses dengan 2 Single sebelumnya, Panggrantesing Jagad (Kesedihan Bumi) tahun 2020 dan Prahara Rusaking Jagad (Kejadian Rusaknya Bumi) tahun 2022, kali ini Bunga Merilis single ke 3 sekaligus sequel dari runtutan cerita tentang Rusaknya Bumi dan seisinya. Single ke 3 ini berjudul Rurah (Rusak). 

Baca Juga: 5 Berita Terpopuler 31 Mei 2023, Dari Pemenang Paritrana Award Hingga Sosok Scaramouche di Genshin Impact

Rurah bercerita tentang Egosentris manusia yang terjadi belakangan ini. Manusia mulai hanya memikirkan keinginan dirinya sendiri, mereka tega melakukan segalanya, dengan cara apapun untuk memenuhi hasrat nafsunya yang tidak pernah tercukupi. 

Sehingga pada akhirnya tanpa sadar merusak semua yang ada disekitarnya bahkan menghancurkan dirinya sendiri. Inilah cikal bakal yang menjadikan Manusia memiliki “Ideologi Sampah”. 

Ideologi Sampah merupakan perilaku “buruk” manusia yang dilakukan secara berulang-ulang hingga menimbulkan anggapan bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang “benar” dan biasa. 

Baca Juga: Ratusan Penggemar Fashion dan Gadget, Dikumpulkan OPPO di Pop-Up Store Find N2 Flip Paris van Java

Dalam Musik Video Rurah, Bunga mengilustrasikan dirinya menjadi 3 karakter yang berbeda. Menjadi “Ratu Ideologi Sampah”, “Pemberontak” dan “Rakyat Jelata”. 

Ratu Ideologi Sampah menjadi simbol Metafora dari Ideologi Sampah/Negatif sebagai bentuk Kekuasaan, Ketidakpedulian, rasa angkuh terhadap apapun dan egosentris manusia yang selalu haus akan sanjungan dan pujian. 

Pemberontak menjadi simbol kebebasan dan idealisme positif yang melakukan perlawanan terhadap ideologi sampah. Rakyat adalah simbol Metafora dari kepolosan Setiap Insan yang menjadi Korban keEgoisan Manusia Berideologi Sampah. 

Baca Juga: OPPO Tunjuk Kaká sebagai Global Brand Ambassador untuk Kemitraan Liga Champions UEFA 2023

Sebagai Musisi muda yang memiliki visi untuk melestarikan budaya Indonesia, komposisi Lagu Rurah merupakan cross culture dari musik Gamelan Banyuwangi dan Ritme Latin Percussion. 

Dalam karya ini, Bunga berkolaborasi dengan Komunitas Musik Tradisional Banyuwangi dan Komunitas Perkusi USBP (United States of Bandung Percussion). 

Halaman:

Editor: Yurri Erfansyah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X