• Rabu, 29 Juni 2022

Ini Video dan Lirik Lagu 22 Januari dari Iwan Fals

- Kamis, 6 Januari 2022 | 15:19 WIB
BANDUNG - Penyanyi balada legendaris, Iwan Fals turut menghibur acara Festival Film Bandung (FFB) ke-28, di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2015) malam. Penampilan Iwan Fals sangat Mengebrak, khususnya masyarakat Kota Bandung, Hal itu terlihat melalui animo penonton yang memadati arena perhelatan FFB 2015. Iwan Fals melantunkan sejumlah lagu hits seperti "Bento", "Bongkar" dan "Omar Bakrie". Suara emas Iwan Fals sukses membius ribuan penonton yan
BANDUNG - Penyanyi balada legendaris, Iwan Fals turut menghibur acara Festival Film Bandung (FFB) ke-28, di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2015) malam. Penampilan Iwan Fals sangat Mengebrak, khususnya masyarakat Kota Bandung, Hal itu terlihat melalui animo penonton yang memadati arena perhelatan FFB 2015. Iwan Fals melantunkan sejumlah lagu hits seperti "Bento", "Bongkar" dan "Omar Bakrie". Suara emas Iwan Fals sukses membius ribuan penonton yan

BANDUNGNEWSPHOTO - Setidaknya ada dua lagu penyanyi balada legendaris Iwan Fals yang berhubungan dengan bulan Januari.

Pertama, tentu saja, tembang cinta berjudul "22 Jauari". Sedangkan yang kedua adalah "Galang Rambu Anarki" yang menceritakan kelahiran anak pertamanya di awal bulan Januari.

Nah, sekedar untuk bernostalgia, berikut video dan lirik lagu Iwan Fals berjudul "22 Januari".

Baca Juga: Apindo Jabar Akan Gugat Gubernur Ridwan Kamil Jika Tidak Cabut SK Kenaikan Upah Buruh

Baca Juga: Bareskrim Polri Tetapkan Kadishub dan Anggota DPRD Kota Depok sebagai Tersangka Kasus Mafia Tanah

22 Januari kita berjanji
Coba saling mengerti apa di dalam hati
22 Januari tidak sendiri
Aku berteman iblis yang baik hati
Jalan berdampingan tak pernah ada tujuan
Membelah malam, mendung yang selalu datang
Kudekap erat, kupandang senyummu
Dengan sorot mata yang keduanya buta
Lalu kubisikkan
Sebaris kata-kata
Pu—tus a—sa
Sebentar lagi hujan
Dua buku teori kau pinjamkan aku
Tebal tidak berdebu, kubaca selalu
Empat lembar fotomu dalam lemari kayu
Kupandang dan kujaga sampai kita jemu
Jalan berdampingan tak pernah ada tujuan
Membelah malam, mendung yang selalu datang
Kudekap erat, kupandang senyummu
Dengan sorot mata yang keduanya buta
Lalu kubisikkan
Sebaris kata-kata
Pu—tus a—sa
Sebentar lagi hujan***

Editor: Bobby Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X