• Minggu, 27 November 2022

Antisipasi Pelanggaran Kampanye, Bawaslu Jabar Gelar Sosialisasi Pengawasan Siber di Pemilu 2024

20 Oktober 2022
BANDUNGNEWSPHOTO - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jawa Barat akan terus berupaya mengantisipasi potensi kecurangan dan ujaran kebencian dalam Pemilu utamanya pada saat tahapan Pemilihan Umum (Pemilu).

Dimana saat ini metode kampanye mulai merambah ke media online atau siber terutama media sosial.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyakarat (P2M) Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi mengatakan, potensi pelanggaran dapat dilihat dari dua hal yakni pelanggaran administratif dan pidana. Kedua hal itu pun dapat mengenai peserta Pemilu yang resmi maupun masyarakat umum.

"Saya memiliki pengalaman terkait hal tersebut seperti peristiwa emak-emak yang viral belum lama ini. Walaupun dari segi hukum pidana telah ditangani oleh kepolisan unit khusus cyber crime atau kejahatan siber," kata Zaki saat kegiatan Sosialisasi Pengawasan Siber dalam Pemilu 2024 bersama media di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Selasa 18 Oktober 2022.

Zaki pun mengatakan, dalam konteks pelanggaran ini karena tren penggunaan media sosial semakin kuat maka kampanye akan lebih banyak dilakukan menggunakan media sebagai ajang kampanye yang efektif.

"Kami tak menampik bahwa saat ini memiliki keterbatasan dalam hal informasi teknologi terutama untuk menulusuri akun-akun media sosial (medsos) yang bersifat anonim," ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Zaki, Bawaslu RI akan berkoordinasi kerja sama dengan media sosial platform yang sudah ada seperti Instagram, Facebook, dan lainnya agar pelanggaran kampanye di media sosial dapat diantisipasi.*** (BNP/Yurri Erfansyah)

Images Lainnya

X