Malaysia Tunda Perjalanan Umrah Cegah Penyebaran Omicron

- Minggu, 2 Januari 2022 | 23:03 WIB
Ilustrasi ibadah umrah. (Pixabay/Konevi)
Ilustrasi ibadah umrah. (Pixabay/Konevi)

Malaysia telah mencatat 64 kasus Omicron pada 31 Desember 2021, 32 di antaranya melibatkan jemaah umrah, kata Khairy. Ada juga sembilan cluster yang melibatkan jemaah haji.

“Kedatangan jemaah umrah Malaysia dalam jumlah besar sekitar 800 hingga 1.000 setiap hari (dalam empat penerbangan khusus) semakin meningkatkan risiko masuknya kasus Covid-19 dan varian Omicron ke dalam negeri,” tambahnya.

Mereka yang telah membayar paket umrah tetapi tidak dapat pergi karena pembatasan akan dikembalikan uangnya atau perjalanan mereka dijadwalkan ulang, kata Khairy.

Baca Juga: Masyarakat RW 06 Gegerkalong Bandung Bangun SPALD Terpusat Untuk 92 Rumah dan Dimanfaatkan Ruang Publik

"Saya sangat menyayangkan yang mau umrah, tapi merugikan kesehatan masyarakat, tidak ada menteri muslim yang mau menunda umrah, tapi ini masalah serius, ini bukan tweet di media sosial, bukan video di TikTok, ini tentang kehidupan,” tambahnya.

Pemerintah akan melakukan penilaian risiko situasi Omicron di dalam dan di luar Malaysia sebelum mencabut penangguhan kegiatan umrah.

“Diharapkan juga langkah ini akan memberikan kesempatan dan ruang kepada pemerintah untuk membuat perencanaan dan persiapan yang matang tentang manajemen jemaah umrah sebelum kegiatan umrah dapat dilanjutkan kembali,” kata Khairy.***

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: Channel News Asia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Di Mana Meghan Markle di Kala Ratu Elizabeth Mangkat?

Jumat, 9 September 2022 | 21:29 WIB

Ratu Elizabeth II Wafat, Dunia Berduka

Jumat, 9 September 2022 | 06:15 WIB

Mahmoud Abbas: Lindungi Rakyat Palestina!

Jumat, 15 April 2022 | 16:20 WIB

Profil Singkat Sunway Medical Center

Senin, 11 April 2022 | 10:24 WIB
X