Harga Emas Melemah Jelang Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina

- Selasa, 29 Maret 2022 | 20:20 WIB
Direktur Utama Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto (kiri) bersama Direktur Produksi & Operasional Hartadinata Abadi, Cuncun Muliawan, saat peluncuran gerai emas Hartadinata Abadi Store yang pertama kali di Trans Studio Mall (TSM), Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat, 25 Maret 2022. (BNP/Yurri Erfansyah)
Direktur Utama Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto (kiri) bersama Direktur Produksi & Operasional Hartadinata Abadi, Cuncun Muliawan, saat peluncuran gerai emas Hartadinata Abadi Store yang pertama kali di Trans Studio Mall (TSM), Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat, 25 Maret 2022. (BNP/Yurri Erfansyah)

BANDUNGNEWSPHOTO - Harga emas melemah pada akhir perdagangan Senin atau Selasa, 29 Maret 2022 pagi WIB.

Situasi itru terjadi di tengah tekanan dari imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi dan dolar yang lebih kuat serta menjelang pembicaraan damai Rusia-Ukraina, namun kekhawatiran atas inflasi membatasi penurunan logam kuning lebih jauh.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, jatuh 14,4 dolar AS atau 0,74 persen menjadi ditutup pada 1.939,80 dolar AS per ounce, memperpanjang penurunan akhir pekan lalu.

Baca Juga: Empat Cara Ampuh Proteksi Ekstra Saluran Pernapasan Bagian Atas

Pada Jumat (25/3/2022), emas berjangka melemah 8,0 dolar AS atau 0,41 persen menjadi 1.954,20 dolar AS, setelah melonjak 24,9 dolar AS atau 1,29 persen menjadi 1.962,20 dolar AS pada Kamis (24/3/2022), dan terangkat 15,8 dolar AS atau 0,82 persen menjadi 1.937,30 dolar AS pada Rabu (23/3/2022).

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan mencapai level tertinggi sejak April 2019 pada hari itu, didukung oleh taruhan kenaikan suku bunga agresif oleh Federal Reserve untuk melawan inflasi yang melonjak.

Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, kenaikan suku bunga AS meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Baca Juga: Genshin Impact Secara Resmi Umumkan 2 Karakter Baru untuk Update Versi 2.6

Namun, pelemahan emas dibatasi karena kekhawatiran inflasi, kata Jim Wycoff, analis senior di Kitco Metals.

"Setiap kali kita mengalami tekanan inflasi seperti yang kita lihat sekarang, sejarah menunjukkan bahwa pasar logam telah dicari dan saya menduga itu akan terus terjadi," seperti dikutip dari Antaranews.com.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Di Mana Meghan Markle di Kala Ratu Elizabeth Mangkat?

Jumat, 9 September 2022 | 21:29 WIB

Ratu Elizabeth II Wafat, Dunia Berduka

Jumat, 9 September 2022 | 06:15 WIB

Mahmoud Abbas: Lindungi Rakyat Palestina!

Jumat, 15 April 2022 | 16:20 WIB

Profil Singkat Sunway Medical Center

Senin, 11 April 2022 | 10:24 WIB
X