• Minggu, 26 Juni 2022

Peringati Hari Kanker Anak Dunia 2020, RSHS Bandung Data Jumlah Penyintas Kanker

- Rabu, 19 Februari 2020 | 09:01 WIB
BANDUNG – Badut-badut lucu menghibur puluhan anak penyintas kanker saat mengikuti gelaran acara Memperingati Hari Kanker Anak Dunia 2020 di Gedung Anggrek, lantai IV, Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (18/2/2020). RSHS menggelar peringatan Hari Kanker Anak Dunia yang setiap tahunnya jatuh pada 15 Februari. Acara dihadiri puluhan anak penyintas kanker dari Yayasan Kanker Anak Indonesia dan Yayasan Rumah Cinta. Kegiatan ini bertujuan untuk membahagiakan anak-anak penyintas kanker. Dalam acara ini digelar juga talk show berupa pentingnya edukasi tentang kanker bagi orang tua dan masyarakat. Selain itu ada juga permainan dan hiburan yang mendatangkan badut-badut lucu sambil bermain musik. Menurut Dokter Spesialis Anak RSHS Bandung, dr. Nur Suryawan, Sp.A(K)., M.Kes, gejala kanker pada anak yang mudah dideteksi adalah pucat, pendarahan, bintik-bintik, mimisan, dan demam yang berulang kali. Khusus untuk kanker anak adalah kanker astetemik yang ada di dalam darah. Biasanya mereka menderita leukemia yang di derita mulai umur 3 - 5 tahun. Penyebab kanker itu sendiri merupakan kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Lebih lanjut Nur Suryawan mengatakan, pasien kanker di RSHS ini secara keseluruhan  banyak, rata-rata setiap harinya yang dirawat dan yang dikemoterapi ada sekitar 30 hingga 40 orang pasien. Sedangkan pasien baru itu ada saja setiap hari yang terdiagnosa kanker. Nur Suryawan pun menambahkan, memang banyak sekali pasien kanker anak di RSHS ini, dan sekarang RSHS sedang mendata jumlah yang pasti. BNP/Job ISI PP/Nadya Silvia Putri
BANDUNG – Badut-badut lucu menghibur puluhan anak penyintas kanker saat mengikuti gelaran acara Memperingati Hari Kanker Anak Dunia 2020 di Gedung Anggrek, lantai IV, Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (18/2/2020). RSHS menggelar peringatan Hari Kanker Anak Dunia yang setiap tahunnya jatuh pada 15 Februari. Acara dihadiri puluhan anak penyintas kanker dari Yayasan Kanker Anak Indonesia dan Yayasan Rumah Cinta. Kegiatan ini bertujuan untuk membahagiakan anak-anak penyintas kanker. Dalam acara ini digelar juga talk show berupa pentingnya edukasi tentang kanker bagi orang tua dan masyarakat. Selain itu ada juga permainan dan hiburan yang mendatangkan badut-badut lucu sambil bermain musik. Menurut Dokter Spesialis Anak RSHS Bandung, dr. Nur Suryawan, Sp.A(K)., M.Kes, gejala kanker pada anak yang mudah dideteksi adalah pucat, pendarahan, bintik-bintik, mimisan, dan demam yang berulang kali. Khusus untuk kanker anak adalah kanker astetemik yang ada di dalam darah. Biasanya mereka menderita leukemia yang di derita mulai umur 3 - 5 tahun. Penyebab kanker itu sendiri merupakan kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Lebih lanjut Nur Suryawan mengatakan, pasien kanker di RSHS ini secara keseluruhan  banyak, rata-rata setiap harinya yang dirawat dan yang dikemoterapi ada sekitar 30 hingga 40 orang pasien. Sedangkan pasien baru itu ada saja setiap hari yang terdiagnosa kanker. Nur Suryawan pun menambahkan, memang banyak sekali pasien kanker anak di RSHS ini, dan sekarang RSHS sedang mendata jumlah yang pasti. BNP/Job ISI PP/Nadya Silvia Putri

BANDUNG – Badut-badut lucu menghibur puluhan anak penyintas kanker saat mengikuti gelaran acara Memperingati Hari Kanker Anak Dunia 2020 di Gedung Anggrek, lantai IV, Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Selasa (18/2/2020). RSHS menggelar peringatan Hari Kanker Anak Dunia yang setiap tahunnya jatuh pada 15 Februari. Acara dihadiri puluhan anak penyintas kanker dari Yayasan Kanker Anak Indonesia dan Yayasan Rumah Cinta. Kegiatan ini bertujuan untuk membahagiakan anak-anak penyintas kanker. Dalam acara ini digelar juga talk show berupa pentingnya edukasi tentang kanker bagi orang tua dan masyarakat. Selain itu ada juga permainan dan hiburan yang mendatangkan badut-badut lucu sambil bermain musik. Menurut Dokter Spesialis Anak RSHS Bandung, dr. Nur Suryawan, Sp.A(K)., M.Kes, gejala kanker pada anak yang mudah dideteksi adalah pucat, pendarahan, bintik-bintik, mimisan, dan demam yang berulang kali. Khusus untuk kanker anak adalah kanker astetemik yang ada di dalam darah. Biasanya mereka menderita leukemia yang di derita mulai umur 3 - 5 tahun. Penyebab kanker itu sendiri merupakan kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Lebih lanjut Nur Suryawan mengatakan, pasien kanker di RSHS ini secara keseluruhan  banyak, rata-rata setiap harinya yang dirawat dan yang dikemoterapi ada sekitar 30 hingga 40 orang pasien. Sedangkan pasien baru itu ada saja setiap hari yang terdiagnosa kanker. Nur Suryawan pun menambahkan, memang banyak sekali pasien kanker anak di RSHS ini, dan sekarang RSHS sedang mendata jumlah yang pasti. BNP/Job ISI PP/Nadya Silvia Putri

Editor: Administrator

Terkini

Seberapa Bahaya Plastik BPA untuk Kesehatan?

Jumat, 15 April 2022 | 13:17 WIB

Gejala Omicron Bisa Muncul di Mata dan Hidung

Minggu, 6 Februari 2022 | 22:20 WIB
X