• Selasa, 5 Juli 2022

Pemerintah Akan Gencarkan Telemedisin untuk Pasien Omicron yang Mayoritas Dirawat di Rumah

- Rabu, 12 Januari 2022 | 20:54 WIB
Ilustrasi Covid 19 Varian Omicron. (Pixabay/geralt)
Ilustrasi Covid 19 Varian Omicron. (Pixabay/geralt)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerintah akan menggencarkan telemedisin untuk pasien Omicron yang dirawat di rumah karena mayoritas pasien omicron tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala ringan.

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, jika dilihat dari tingkat keparahan, mayoritas kasus Omicron tidak menunjukkan gejala atau memiliki gejala ringan sehingga tidak membutuhkan perawatan yang serius di rumah sakit.

Untuk itu, Kemenkes akan menggencarkan telemedisin yang didedikasikan bagi pasien yang melakukan isolasi di rumah.

Baca Juga: Pemerintah Berikan Perhatian Khusus Terhadap UMKM Saat Ajang MotoGP Indonesia 2022

“Kami bekerjasama dengan 17 platform telemedisin untuk memberikan jasa konsultasi dokter dan jasa pengiriman obat secara gratis bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi di rumah, agar penanganan pasien dapat dilakukan seluas dan seefektif mungkin,” ucap Nadia, dikutip dari laman Kemenkes, Rabu, 12 Januari 2021.

Selain itu dari sisi teurapetik, Kemenkes juga akan menyertakan penggunaan obat Monulpiravir dan Plaxlovid untuk terapi pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

Kemenkes terus mencatat penambahan konfirmasi Omicron di Indonesia. Dengan penambahan sebanyak 92 kasus konfirmasi, total konfirmasi Omicron per Senin, 10 Januari 2021 mencapai 506 kasus.

Baca Juga: 111 ASN Berprestasi Dapat Penghargaan Sebagai Pelecut Semangat Birokrasi Birokrasi 4.0

Dari sisi tracing, tambah Nadia, Kemenkes akan melakukan penemuan kasus aktif dengan meningkatkan tracing menjadi lebih dari 30 per kasus positif. Selain itu juga akan dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) pada level komunitas dengan target 1.700 sampai 2.000 WGS setiap bulannya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seberapa Bahaya Plastik BPA untuk Kesehatan?

Jumat, 15 April 2022 | 13:17 WIB
X