• Kamis, 26 Mei 2022

Puncak Kasus Omicron Indonesia Diprediksi Terjadi Pertengahan Februari 2022

- Minggu, 16 Januari 2022 | 21:09 WIB
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan saat jumpa pers virtual, Minggu, 16 Januari 2022. (Tangkapan Layar Youtube Sekretarit Presiden)
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan saat jumpa pers virtual, Minggu, 16 Januari 2022. (Tangkapan Layar Youtube Sekretarit Presiden)

BANDUNGNEWSPHOTO - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan memprediksi puncak kasus virus Covid-19 varian Omicron di Indonesia akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret 2022.

Menurut Luhut, berkaca pada kasus dan pola Covid-19 di negara lain adalah salah satu cara untuk memprediksi segala kemungkinan yang terjadi ke depan.

"Berdasarkan berbagai data yang telah kami amati dan berangkat dari trajectory kasus Covid-19 di Afrika Selatan, Puncak gelombang Omicron diperkirakan akan terjadi pada pertengahan Februari hingga awal Maret ini," ujar Luhut Pandjaitan dalam jumpa pers virtual, Minggu, 16 Januari 2022.

Baca Juga: Investor, kontraktor, dan Masyarakat Pembeli Hasil Tambang Ilegal dapat Dikenai Sanksi Pidana

Luhut mengatakan pemerintah akan melakukan berbagai langkah mitigasi agar pengingkatan kasus yang terjadi lebih landai dibandingkan negara lain, sehingga tidak membebani sistem kesehatan di Indonesia.

Berbagai langkah yang dilakukan adalah penegakan protokol kesehatan, akselarasi vaksinasi, dan pengetatan mobilitas akan dijadikan opsi terakhir untuk dilakukan.

Luhut menghimbau untuk tidak menerapkan sistem kerja dari kantor (WFO) 100 persen.

Baca Juga: Ridwan Kamil Wawancarai Satpam Terkait Pergantian Warna Seragam, Nitizen Banyak Minta Balik ke Warna Asal

"Kalau di kantor tidak perlu 100 persen, maka tidak usah 100 persen yang hadir. Diatur saja, lihat situasinya apakah dibikin 75 persen untuk dua minggu kedepan, saya kira bisa dilakukan assessment oleh kantor masing-masing," ujarnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seberapa Bahaya Plastik BPA untuk Kesehatan?

Jumat, 15 April 2022 | 13:17 WIB

Gejala Omicron Bisa Muncul di Mata dan Hidung

Minggu, 6 Februari 2022 | 22:20 WIB
X