• Senin, 4 Juli 2022

PeduliLindungi Cegah 3,7 Juta Orang Status Vaksinasi Tidak Lengkap dan 538 Terinfeksi Covid Masuk Ruang Publik

- Jumat, 15 April 2022 | 22:18 WIB
Aplikasi PeduliLindungi berkontribusi pada rendahnya penularan Covid-19 di Indonesia.
Aplikasi PeduliLindungi berkontribusi pada rendahnya penularan Covid-19 di Indonesia.

BANDUNGNEWSPHOTO - Aplikasi PeduliLindungi sepanjang 2021-2022 telah mencegah 3.733.067 orang berstatus merah (vaksinasi belum lengkap) memasuki ruang publik dan 538.659 upaya orang terinfeksi Covid-19 (status hitam) melakukan perjalanan domestik atau mengakses ruang publik tertutup.

Demikian dikatakan juru bicara Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, dikutip bandungnewsphoto.com dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, Jumat, 15 April 2022.

“PeduliLindungi turut berkontribusi pada rendahnya penularan Covid-19 di Indonesia dibanding negara tetangga dan bahkan negara maju. Aplikasi ini memiliki peran yang besar dalam menekan laju penularan saat kita mengalami gelombang Delta dan Omicron” kata Nadia.

Baca Juga: Vestas Wind System Akan Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Bayu di Garut Selatan Hasilkan 1.600 MW

Menurut Nadia, sejak pertama kali diluncurkan pada Maret 2020, aplikasi PeduliLindungi melalui fitur kewaspadaan telah berhasil melakukan upaya pencegahan pasien Covid-19 dan warga yang berisiko berkeliaran di tempat umum sehingga dapat menulari warga lainnya.

Aplikasi ini sudah diunduh oleh lebih dari 90 juta orang dan telah membantu mencegah warga yang terinfeksi mengakses fasilitas dan tempat umum seperti pusat perbelanjaan, airport, pelabuhan, hotel, dan gedung perkantoran.

Aplikasi PeduliLindungi yang telah diunduh pasien positif Covid-19 akan berwarna hitam ketika aplikasi tersebut dipindai di pintu masuk tempat umum.

Baca Juga: Mulai Besok, PT KAI Operasikan Kereta Api Pangrango Bogor-Sukabumi, Cek Jadwal Keberangkatan dan Syarat Disini

Ketika di aplikasi berwarna hitam, petugas keamanan dapat mencegah masuk pasien tersebut, lalu melaporkan yang bersangkutan ke Satgas Covid-19 untuk ditangani lebih lanjut.***

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: sehatnegeriku.kemekes.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seberapa Bahaya Plastik BPA untuk Kesehatan?

Jumat, 15 April 2022 | 13:17 WIB
X