• Selasa, 16 Agustus 2022

Masih Harus Dicek Kebenarannya, Tersangka Penembakan Brigadir J Hanya Sopir dan Bukan Jago Tembak

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:49 WIB
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Edwin Partogi  (Twitter/PMJNews)
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban Edwin Partogi (Twitter/PMJNews)

BANDUNGNEWSPHOTO - Bharada E yang sudah dinyatakan sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J sampai tewas oleh Bareskrim Polri, ternyata hanya sopir yang tidak jago menembak.

Setidaknya, hal itu diungkapkan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partogi. Ia mengungkapkan, Bharada E baru mendapatkan pistol pada bulan November 2021 lalu.

Berdasarkan hasil pemeriksaaan LPSK, Bharada E terakhir kali latihan menembak pada bulan Maret 2022.

Baca Juga: Sambut HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Ini Daftar Harga Tiket Murah Ala Promo Merdeka PT KAI

"Dia (Bharada E) baru dapat pistol bulan November tahun lalu, dan dia terakhir latihan menembak Maret 2022," ujarnya kepada awak media seperti dikutip dari PMJNews.com, Kamis, 4 Agustus 2022.

Edwin mengungkapkan, Bharada E bukan seseorang yang jago menembak dalam hasil penelusurannya. Menurutnya, Bharada E bukan bertugas sebagai ajudan atau aide-de-camp (Adc) Irjen Ferdy Sambo, melainkan sekadar sopir.

Namun demikian, Edwin menegaskan keterangan Bharada E itu harus diklarifikasi ulang ke berbagai pihak.

Baca Juga: Perankan Tari di Pengabdi Setan 2: Communion, Warganet Sanjung Penampilan Ratu Felisha

"Di beberapa keterangan memang ada yang menurut kami perlu di-kroscek kebenarannya, yang kami sendiri juga belum meyakini," ucapnya.

Selain itu, Edwin menilai tepat jika polisi menerapkan Bharada E sebagai tersangka. Alasannya, insiden tembak menembak itu berdampak terhadap kematian seseorang.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bharada E Cabut Kuasa Hukum Pengacara Deolipa Yumara

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:46 WIB
X