• Kamis, 9 Desember 2021

Pakar Reptil Andi Yudha Berbagi Tips Cara Menangani Ular dalam 'Tepas' di Lapangan Gasibu

- Jumat, 27 Desember 2019 | 18:35 WIB
BANDUNG - Pakar dan pecinta binatang reptil, Andi Yudha menunjukkan cara menangani ular saat menghadiri Temu Pimpinan untuk Aspirasi Masyarakat (Tepas) di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (27/12/2019). Andi Yudha berbagi tips cara mengatasi dan menangani ular. Hal ini menyusul fenomena kemunculan berbagai jenis ular di permukiman warga di sejumlah daerah, termasuk di Jawa Barat. Andi Yudha berpandangan bahwa salah satu penyebab kehadiran fenomena tersebut adalah keterlambatan musim hujan. Sehingga, telur ular kobra yang mestinya rusak karena jamur, matang dan menetas dengan sempurna. Andi mengungkapkan, jika bertemu ular berbisa, entah itu kobra dan ular hijau ekor merah, kita mesti menjaga jarak dan membuat ular berpindah lokasi, serta membaca karakteristik ular. Terakhir, apabila kita tergigit ular berbisa, kata Andi, sebisa mungkin tetap tenang. Tujuannya supaya racun ular tidak mengalir cepat ke jantung sekaligus menghambat kerusakan saraf. BNP/Humas Pemprov Jabar
BANDUNG - Pakar dan pecinta binatang reptil, Andi Yudha menunjukkan cara menangani ular saat menghadiri Temu Pimpinan untuk Aspirasi Masyarakat (Tepas) di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (27/12/2019). Andi Yudha berbagi tips cara mengatasi dan menangani ular. Hal ini menyusul fenomena kemunculan berbagai jenis ular di permukiman warga di sejumlah daerah, termasuk di Jawa Barat. Andi Yudha berpandangan bahwa salah satu penyebab kehadiran fenomena tersebut adalah keterlambatan musim hujan. Sehingga, telur ular kobra yang mestinya rusak karena jamur, matang dan menetas dengan sempurna. Andi mengungkapkan, jika bertemu ular berbisa, entah itu kobra dan ular hijau ekor merah, kita mesti menjaga jarak dan membuat ular berpindah lokasi, serta membaca karakteristik ular. Terakhir, apabila kita tergigit ular berbisa, kata Andi, sebisa mungkin tetap tenang. Tujuannya supaya racun ular tidak mengalir cepat ke jantung sekaligus menghambat kerusakan saraf. BNP/Humas Pemprov Jabar

BANDUNG - Pakar dan pecinta binatang reptil, Andi Yudha menunjukkan cara menangani ular saat menghadiri Temu Pimpinan untuk Aspirasi Masyarakat (Tepas) di Lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (27/12/2019). Andi Yudha berbagi tips cara mengatasi dan menangani ular. Hal ini menyusul fenomena kemunculan berbagai jenis ular di permukiman warga di sejumlah daerah, termasuk di Jawa Barat. Andi Yudha berpandangan bahwa salah satu penyebab kehadiran fenomena tersebut adalah keterlambatan musim hujan. Sehingga, telur ular kobra yang mestinya rusak karena jamur, matang dan menetas dengan sempurna. Andi mengungkapkan, jika bertemu ular berbisa, entah itu kobra dan ular hijau ekor merah, kita mesti menjaga jarak dan membuat ular berpindah lokasi, serta membaca karakteristik ular. Terakhir, apabila kita tergigit ular berbisa, kata Andi, sebisa mungkin tetap tenang. Tujuannya supaya racun ular tidak mengalir cepat ke jantung sekaligus menghambat kerusakan saraf. BNP/Humas Pemprov Jabar

Editor: Administrator

Terkini

X