• Selasa, 29 November 2022

Gempa Larantuka: Peringatan Dini Tsunami Dicabut, Warga Diminta Tetap Waspada

- Selasa, 14 Desember 2021 | 13:21 WIB
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada saat jumpa pers virtual pada Selasa 14 Desember 2021. (Tangkapan Layar Zoom Meeting )
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada saat jumpa pers virtual pada Selasa 14 Desember 2021. (Tangkapan Layar Zoom Meeting )

BANDUNGNEWSPHOTO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami yang diakibatkan gempa bumi bermagnitudo 7,4 Skala Richter (SR) yang berada di 113 km Barat Laut Larantuka, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 14 Desember 2021, sekitar pukul 11.30 WIB.

Kendati demikian, BMKG tetap mengimbau warga tetap mewaspadai kemungkinan terjadi gempa bumi susulan.

"Peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir sehingga kami mohon pemerintah daerah bisa menyampaikan ke masyarakat telah berakhir, artinya sudah bisa kembali ke tempat masing-masing," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers virtual pada Selasa. 14 Desember 2021 siang.

Baca Juga: Gempa Larantuka, Tsunami Terdeteksi di Marapokot dan Reo

Sebelumnya, dalam peringatan yang dirilis akun Twitter dan laman resminnya, BMKG menyebutkan tsunami telah terdeteksi di Marapokot dan Reo.

"Pemutakhiran Peringatan Dini, Tsunami akibat gempa Mag:7.4 (113 km BaratLaut LARANTUKA-NTT), telah terdeteksi di MARAPOKOT(10:36WIB)0.07m, REO(10:39WIB)0.07m #BMKG," demikian tulis akun Twitter BMKG.

Dalam pemutakhiran informasi tersebut disebutkan ada empat daerah yang berstatus waspada tsunami. Keempat daerah tersebut adalah Flores Timur bagian utara, Pulau Sikka, Sikka bagian utara dan Pulau Lembata.

Baca Juga: Inilah Jejak David da Silva, Pernah Bobol Gawang Persib

Sejauh ini belum diketahui informasi kemungkinan dampak lanjutan dari peristiwa gempa bumi ini.***

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksin Meningitis Tidak Lagi Jadi Syarat Jemaah Umrah

Senin, 14 November 2022 | 19:59 WIB

Ridwan Kamil Ajak Pengusaha Jabar Berinvestasi di IKN

Senin, 24 Oktober 2022 | 20:27 WIB
X