• Jumat, 1 Juli 2022

Waspada, Kasus Pertama Omicron di Indonesia Ditemukan di Wisma Atlet Jakarta

- Kamis, 16 Desember 2021 | 16:18 WIB
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin  (setkab.go.id)
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (setkab.go.id)

BANDUNGNEWSPHOTO - Waspada. Varian baru virus penyebab Covid-19, omicron akhirnya ditemukan kasusnya di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan, Kamis, 16 Desember 2021, kasus pertama Omicron ditemukan di fasilitas karantina Wisma Atlet Jakarta.

 Hal itu dikonfirmasi Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers yang disampaikan melalui virtual, Kamis, 16 Desember 2021.

“Kementerian Kesehatan telah mendeteksi seorang pasien terkonfirmasi Omicron pada tanggal 15 Desember, data-datanya sudah kita konfirmasikan ke GISAID [Global Initiative on Sharing All Influenza Data] dan telah dikonfirmasi kembali dari GISAID bahwa memang data ini data sequencing Omicron,” kata Menkes seperti dikutip BandungNewsPhoto dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Kamis, 16 Desember 2021.

Dijelaskan Menkes, para petugas kebersihan Wisma Atlet diambil sampel rutin pada 8 Desember 2021. Hasilnya keluar oada 10 Desember 2021 didapati tiga orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dikatakannya, ketiga sampel selanjutnya dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) untuk dilakukan Whole Genome Sequencing (WGS). Hasil pemeriksaan sampel keluar tanggal 15 Desember dan didapati 1 dari 3 sampel terkonfirmasi positif varian Omicron.

“Ada 3 petugas kebersihan di RSDC Wisma Atlet yang positif PCR-nya, tapi yang terkonfirmasi positif Omicron adalah satu orang,” kata Menkes.

Seluruhnya kini telah menjalani karantina di Wisma Altet. Ketiga dalam kondiri sehat, tanpa ada gejala, tanpa batuk, dan tanpa demam. Dari hasil pemeriksaan PCR juga hasilnya telah negatif.

Selain temuan kasus konfirmasi varian Omicron, Kementerian Kesehatan juga mengidentifikasi adanya lima kasus probable Omicron. Kelimanya telah dikarantina dan sudah dilakukan pemeriksaan khusus yang sudah dikirimkan Balitbangkes. Hasilnya akan diketahui tiga hari mendatang untuk melihat apakah sampel tersebut positif Omicron atau bukan.

“Dengan pemeriksaan khusus SGTF, kita mendeteksi lima kasus probable Omicron, dua kasus warga Indonesia yang baru balik dari Inggris dan AS, tiga lainnya WNA dari Tiongkok yang ke Manado, yang sekarang dikarantina di Manado,” tutur Menkes.***

 

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X