• Rabu, 17 Agustus 2022

Omicron Masuk Indonesia, Gus Muhaimin: Kita Harus Lebih Sigap

- Kamis, 16 Desember 2021 | 23:36 WIB
yang kini tengah diselidiki lebih lanjut.   Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar (dpr.go.id)
yang kini tengah diselidiki lebih lanjut. Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar (dpr.go.id)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan sudah mengonfirmasi temuan varian virus Omicron yang sudah masuk ke Indonesia.

Dalam pengumumannya, Kamis, 16 Desember 2021, Menteri Kesehatan mengungkapkan, sSeorang pasien berinisial N, terkonfirmasi Omicron pada 15 Desember. Pasien berinisial N tersebut merupakan petugas kebersihan di Wisma Atlet Jakarta.

Lembaga independen global yang melaporkan varian-varian virus serta sekuennya, GISAID jyga mengonfirmasi, data sequencing tersebut benar adalah Omicron. Selain itu, terdapat lima kasus probable atau kemungkinan infeksi varian Omicron yang kini tengah diselidiki lebih lanjut.

Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, temuan ini menjadi persoalan yang serius sehingga semua pihak harus lebih waspada.

Baca Juga: Reaksi Jokowi Setelah Menteri Kesehatan Temukan Virus Varian Omicron di Indonesia

"Kita ingat dulu ketika pertama kali Covid-19 masuk ke Indonesia dengan cepat virus menyebar karena kurangnya kesigapan kita. Begitu pula ketika varian Delta ditemukan, penyebarannya juga begitu cepat. Informasinya varian omicron ini lebih cepat lagi penyebarannya sehingga kita harus lebih sigap lagi," ujar Gus Muhaimin seperti dirilis laman resmi DPR RI, Kamis, 16 Desember 2021.

Ketua Timwas Penanggulangan Bencana DPR itu mengingatkan, jangan sampai lambannya pencegahan penyebaran virus dalam kasus-kasus sebelumnya terulang kembali. Dalam kasus pasien N yang telah dikonfirmasi positif Omicron, ia meminta agar benar-benar diperhatikan dengan cara karantina secara ketat.

Baca Juga: Waspada, Kasus Pertama Omicron di Indonesia Ditemukan di Wisma Atlet Jakarta

Selain itu, pesan Gus Muhaimin, deteksi di pintu-pintu masuk ke Indonesia juga harus lebih ketat lagi. Apalagi, data Kemenkes saat ini varian virus Omicron sudah tersebar di sedikitnya 72 negara.

Diketahui, Varian Covid-19 Omicron diyakini berkembang 70 kali lebih cepat dari versi asli Corona dan varian Delta dalam 24 jam. Varian Omicron terdeteksi akhir November di Afrika Selatan.***

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X