• Sabtu, 2 Juli 2022

Kabar Gembira dari Kemenag, Kekurangan Tukin Guru dan Pengawas PAI Segera Cair

- Jumat, 17 Desember 2021 | 23:30 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas (kemenag.go.id)
Menag Yaqut Cholil Qoumas (kemenag.go.id)

BANDUNGNEWSPHOTO - Kabar gembira buat guru dan pengawai Pendidikan Agama Islam (PAI). Sebab, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) sudah mencairkan kekurangan tunjangan kinerja (tukin) mereka senilai Rp 142,3 miliar untuk 8.649 guru dan pengawas PAI.

Karena itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan, kekurangan pembayaran tukin guru dan pengawas PAI dipastikan selesai di tahun 2021. Menurutnya, saat ini tim Kemenag sudah menerima Laporan Hasil Review atas Tunggakan Tunjangan Kinerja Guru dan Pengawas PAI PNS pada Sekolah yang Diangkat Kementerian Agama periode Mei 2018 hingga Desember 2020 dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kemenag terus berupaya untuk memenuhi kekurangan pembayaran tunjangan kinerja guru dan pengawas PAI selesai di tahun 2021. Saat ini tim di Kemenag sedang melakukan proses pembayaran,” ujar Menag di Jakarta, seperti dirilis laman resmi Kementerian Agama RI, Jumat 17 Desember 2021.

Baca Juga: 12.769 Asatidz Terima Insentif dari Pemkab Bandung

Dikatakannya, pelunasan pembayaran tukinm berdasarkan Peraturan Menteri Agama No. 11 Tahun 2019 tentang Pemberian Tunjangan Kinerja Pegawai Kementerian Agama. Menurut peraturan tersebut, tukin terhutang akan diberikan kepada guru agama per Mei 2018.

“Atas nama Kementerian Agama, saya mengucapkan terima kasih, khususnya kepada BPKP, Direktorat Jenderal Anggaran, Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan serta semua pihak yang telah ikut terlibat dalam proses pendataan, reviu sampai pada proses pencairan,” katanya.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Muhammad Ali Ramdhani menambahkan, proses Verifikasi Validasi (Verval) yang dilakukan BPKP melalui Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (SIAGA), untuk melihat data dukung guna penetapan penerima tukin. Sehingga, tidak ada kesalahan dalam penyajian data dan aspek akuntabilitas pembayaran tukin terutang akan terpenuhi.

Baca Juga: Persija Umumkan Kedatangan Pemain Baru

Ramdhani memastikan pembayaran kekurangan tukin guru dan pengawas PAI tidak ada pemotongan. Menurutnya, semua proses pelaksanaan pembayaran kekurangan tukin guru dan pengawas PAI pada sekolah yang diangkat oleh Kemenag dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pembayaran dilakukan dengan akurat, cermat, cepat, dan Kemenag memastikan tidak ada pemotongan kecuali pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Ramdhani.***

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X