• Rabu, 10 Agustus 2022

Dana Desa Capai Rp 400,1 Triliun, Jokowi: Gede Sekali, Hati-hati Mengelolanya

- Senin, 20 Desember 2021 | 17:56 WIB
Presiden Jokowi pada Peluncuran Sertifikat Badan Hukum dan Peresmian Pembukaan Rakornas BUM Desa, Senin 20 Desember 2021  (BPMI Setpres)
Presiden Jokowi pada Peluncuran Sertifikat Badan Hukum dan Peresmian Pembukaan Rakornas BUM Desa, Senin 20 Desember 2021 (BPMI Setpres)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerintah sudah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 400,1 triliun sejak tahun 2015. Karena cukup besar, Presiden Joko Widodo mengingatkan agar pengelolaan dana desa dilakukan dengan hati-hati.

“Hati-hati pengelolaan Dana Desa yang jumlahnya tidak sedikit, jumlahnya sangat besar sekali. Sekali lagi, Rp400,1 triliun, gede sekali. Begitu salah sasaran, begitu tata kelolanya tidak baik, bisa lari ke mana-mana. Ini perlu saya ingatkan,” ujar Presiden seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI.

Presiden menyampaikan hal itu pada acara Peluncuran Sertifikat Badan Hukum Badan Usaha Milik (BUM) Desa dan Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BUM Desa di Ballroom Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin, 20 Desember 2021.

Baca Juga: Kafilah Kabupaten Bandung Raih Juara Umum Kedua MQK Tingkat Jabar

Dalam kesempatan itu Presiden merinci, Dana Desa di tahun 2015 sebesar Rp20,8 triliun, tahun 2016 Rp46,7 triliun, tahun 2017 Rp59,8 triliun, tahun 2018 Rp59,8 triliun, tahun 2019 Rp69,8 triliun, tahun 2020 Rp71,1 triliun, dan tahun 2021 sebesar Rp72 triliun.

“Kalau kita lihat APBD Desa juga meningkatnya drastis sekali. (Tahun) 2014 itu rata-rata Rp329 juta, 2015 itu sudah naik menjadi Rp701 juta, 2021 Rp1,6 miliar,” imbuhnya.

Ia menegaskan sejak tahun 2014 pemerintah telah berkomitmen untuk membangun Indonesia dari pinggiran, perbatasan, dan desa. Pembangunan yang dilakukan bersifat Indonesia sentris, bukan Jawa sentris.

Baca Juga: Erwin Ramdani Sambut Kedatangan Dua Pemain Baru Persib

“Yang kita bangun juga bukan hanya yang gede-gede saja, yang kita bangun juga bukan hanya yang besar-besar saja. Jalan tol misalnya, atau pelabuhan-pelabuhan besar, atau airport atau bandara, bukan itu saja. Tetapi juga jalan-jalan di kampung, jalan-jalan di desa, embung-embung kecil yang ada di desa, dan memperbaiki pasar-pasar rakyat yang ada di desa-desa,” ujarnya.

Presiden mengungkapkan, sejumlah pembangunan fisik di desa juga telah dilakukan dengan menggunakan alokasi anggaran tersebut.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X