• Selasa, 17 Mei 2022

Kasus Omicron di Dunia Naik 8 Kali Lipat dalam Seminggu, Terbanyak ada di Inggris

- Senin, 20 Desember 2021 | 22:15 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kasus Covid-19 varian Omicron berkembang delapan kali lipat dalam seminggu. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kasus Covid-19 varian Omicron berkembang delapan kali lipat dalam seminggu. (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

BANDUNGNEWSPHOTO - Kasus Omicron di dunia naik delapan kali lipat dari 7.900 kasus pada dua minggu lalu menjadi 62.342 kasus pada minggu lalu.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin usai melakukan Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo Senin, 20 Desember 2021.

Selain itu, jumlah negara yang terinveksi Omicron pada dua minggu lalu sebanyak 72 negara dan naik menjadi 97 negara pada minggu lalu.

Baca Juga: Program Lembur Raharja akan diluncurkan Besok di Panjalu Ciamis

Bertambahnya jumlah negara kasus Omicron tersebut akhirnya menggeser peringkat jumlah kasus tertinggi di dunia.

Menurut Menkes Budi, saat ini sudah mulai terjadi pergeseran populasi Omicron yang awalnya Afrika Selatan, kini terbanyak ada di Eropa.

"Rangking terbanyak kasus Omicron berubah dari sebelumnya Afrika Selatan, pada minggu lalu menjadi Inggris dengan 37.000 kasus, disusul Denmark 15.000 kasus, Norwegia 2.000 kasus, Afrika Selatan 1.300 ribu kasus, Amerika Serikat 1.000 kasus," kata Menkes Budi dalam konferensi pers PPKM secara daring yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Peringatan Hari Bela Negara ke-73 di Jabar, Setiawan: Jaga Kedaulatan NKRI dengan Semangat Bela Negara

Ditambahkan Budi, sudah terbukti sekarang bahwa kemampuan netralisasi virus pasca infeksi dan imunisasi menurun terhadap Omicron dibandingkan varian lain.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X