• Selasa, 17 Mei 2022

Catatan Akhir Tahun Fadli Zon, Demokrasi Dibajak Oligarki

- Jumat, 31 Desember 2021 | 21:20 WIB
Catatan Akhir Tahun Fadli Zon (Instagram/@fadlizon)
Catatan Akhir Tahun Fadli Zon (Instagram/@fadlizon)

BANDUNGNEWSPHOTO - Anggota DPR RI, Dr. Fadli Zon, M.Sc. merilis catatan akhir tahun 2021 berjudul "Demokrasi Dibajak Oligarki" pada Jumat, 31 Desember 2021.

Dalam catatannya, Fadli Zon menyebutkan, pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo, terutama sepanjang 2021 ini, penggunaan kata “oligarki” terus meningkat dalam berbagai diskusi publik di tanah air.

"Seiring dengan itu, kita juga mencatat berbagai laporan yang menunjukkan terus merosotnya indeks demokrasi Indonesia, termasuk ancaman kembalinya otoritarianisme," tulis Fadli Zon.

Baca Juga: Renovasi Masjid Al-Barokah Islamic Center Cikadut Bandung Telan Biaya Rp1,7 Miliar

Disebutkan, semua catatan ity cukup ironis. Sebab, tujuh tahun lalu, naiknya Presiden Joko Widodo oleh sejumlah pengamat dianggap sebagai sesuatu yang menjanjikan bagi masa depan politik Indonesia.

Salah satu alasannya, Jokowi adalah presiden Indonesia pertama yang tak memiliki kaitan dengan rezim-rezim pemerintahan sebelumnya. Namun, tulis Fadli Zon, oligarki justru semakin menancapkan kukunya.

"Dalam catatan saya, ada empat indikator kemunduran demokrasi sekaligus kian terkonsolidasinya kekuasaan oligarki di Indonesia sepanjang tahun 2021," tulisnya.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Dorong Perumda BPR Kembali Fokus Himpun Dana Kredit Masyarakat

Pertama, terberangusnya kebebasan sipil. Sepanjang tahun 2021, kita mencatat ada sejumlah peristiwa menonjol terkait dengan persoalan ini.

Kedua, dilanggarnya prinsip-prinsip dasar demokrasi secara terbuka. Bergulirnya wacana tiga periode jabatan kepresidenan, serta semakin kuatnya “koalisi politik” di parlemen, telah menentang prinsip-prinsip demokrasi yang ingin ditegakkan dalam reformasi, terutama terkait pembatasan kekuasaan dan masa jabatan presiden, serta pentingnya menghormati prinsip-prinsip trias politica. Secara umum masyarakat menilai fungsi kontrol parlemen semakin berkurang.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X