• Jumat, 1 Juli 2022

KPK Tetapkan 9 Tersangka Setelah OTT Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Simak Kronologi Penangkapannya

- Kamis, 6 Januari 2022 | 21:51 WIB
Walikota Bekasi Rahmat Effendi (Tangkapan Layar Video Instagram @bangpepen03)
Walikota Bekasi Rahmat Effendi (Tangkapan Layar Video Instagram @bangpepen03)

BANDUNGNEWSPHOTO - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 9 orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Dugaan kasus suap tersebut berupa pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintahan Kota Bekasi.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, sembilan tersangka tersebut 5 diantaranya selaku penerima suap yakni, RE Wali Kota Bekasi 2018-2022, MB, Sekretaris Penanaman Modal dan PTSP Kota Bekasi, MY, Lurah Kati Sari, WY, Camat Jatisampurna, JL, Kepala Dinas Kawasan Perumahan/Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi.

Baca Juga: Reaktivasi Jalur Kereta Api Cibatu-Garut Sudah 100 Persen Siap Dioperasikan

Kemudian 4 selaku pemberi suap, yakni AA, Direktur PT ME, LBM (swasta), SY Direktur PT KBR dan PT HS, dan MS, Camat Rawalumbu.

Terkait penangkapan ini, Firli menjelaskan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut dilakukan setelah penyidik KPK mendapat informasi dari masyarakat adanya dugaan penyerahan uang kepada penyelenggara negara, pada Rabu 5 Januari 2022.

"Tim KPK bergerak menuju sebuah lokasi di Kota Bekasi. Tim mendapatkan informasi jika uang akan diserahkan oleh MB selaku Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kota Bekasi kepada Wali Kota Bekasi," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK pada Kamis, 6 Januari 2022.

Baca Juga: Walikota Bekasi Rahmat Effendi Kena OTT KPK

Tim penyidik KPK kemudian melakukan pengintaian dan mengetahui jika MB telah masuk ke rumah dinas Wali Kota Bekasi dengan membawa sejumlah uang dan diduga telah diserahkan kepada Wali Kota Bekasi.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X