Jokowi Tinjau Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung, Ada Masalah di Terowongan 2 Purwakarta

- Senin, 17 Januari 2022 | 19:52 WIB
Presiden Jokowi meninjau progres pembangunan Terowong 2 Kereta Cepat Jakarta Bandung di Purwakarta, Senin, 17 Januari 2022. (Humas Setkab/Agung)
Presiden Jokowi meninjau progres pembangunan Terowong 2 Kereta Cepat Jakarta Bandung di Purwakarta, Senin, 17 Januari 2022. (Humas Setkab/Agung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung memiliki masalah teknis di Terowongan 2 Purwakarta sehingga berjalan lambat.

Presiden Jokowi saat meninjau perkembangan pembangunan proyek tersebut pada Senin, 17 Januari 2021, mengatakan pembangunan Terowongan 2 ini memerlukan kehati-hatian karena kontur tanahnya.

“Di sini (Terowongan 2) ada masalah yang harus kita selesaikan, masalah teknis yang harus kita selesaikan. Tetapi tadi dari keterangan yang ada di lapangan, Dirut KCIC, juga dari Menko Marinves, juga dari Kementerian PU bahwa terowongan yang kedua ini memang berjalannya agak lambat, karena memang jenis tanah yang ada di sini memang memerlukan kerja yang penuh kehati-hatian,” katanya.

Baca Juga: Pemerintah Lanjutkan PPKM Luar Jawa Bali Hingga 31 Januari 2022

Walaupun berjalan lambat, presiden meyakini proyek tersebut akan selesai pada akhir tahun ini dan sudah bisa diuji coba.

“Sampai saat ini, secara keseluruhan Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah diselesaikan 79,9 persen, yang kita harapkan nantinya di akhir tahun 2022 ini sudah bisa diuji coba dan kemudian pada bulan Juni 2023 bisa kita operasionalkan,” ujar Jokowi dalam keterangan pers usai peninjauan.

Dengan beroperasinya moda transportasi massal ini, Presiden berharap nantinya dapat mengurangi kemacetan dan mempercepat mobilitas orang dan barang baik dari Jakarta ke Bandung atau sebaliknya.

Baca Juga: Menkes Minta Rakyat Tidak Perlu Panik Jika Kasus Omicron Melonjak Cepat

“Harapan kita, dengan selesainya Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini akan mengurangi kemacetan, baik yang ada di Jakarta maupun yang ada di Bandung, juga mempercepat mobilitas orang dan juga barang. Dan kita harapkan ini menjadi sebuah daya saing yang baik bagi negara kita,” ujarnya.***

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X