• Kamis, 19 Mei 2022

Kasus Dugaan Suap Wali Kota Bekasi, KPK Periksa Delapan Saksi, Termasuk Ajudan

- Kamis, 20 Januari 2022 | 00:01 WIB
Walikota Bekasi Rahmat Effendi (Tangkapan Layar Video Instagram @bangpepen03)
Walikota Bekasi Rahmat Effendi (Tangkapan Layar Video Instagram @bangpepen03)

BANDUNGNEWSPHOTO - Sebanyak 8 saksi dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap yang menjerat Wali Kota Bekasi (nonaktif) Rahmat Effendi (RE) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kedelapan saksi tersebut di antaranya Bagus Kuncoro Jati alias Dimas selaku ajudan Wali Kota Bekasi, Camat Bekasi Barat Maka Nachrowi, Lurah Margahayu Siti Sopiah, dan Lurah Jatirangga Ahmad Apandi.

KPK juga memanggil seorang karyawan swasta bernama Tiwi, Miftah, perwakilan almarhum Gamil; pengawas proyek PT MAM Energindo, Djoko Juliantono; dan Kepala Cabang PT MAM Energindo, Riko.

Baca Juga: Jepang Deklarasikan Darurat Omicron untuk Tokyo dan 12 Daerah Lainnya

Baca Juga: Yana Menyayangkan Ada Wakil Rakyat Permasalahkan Bahasa Sunda

"Hari ini, pemeriksaan delapan saksi tindak pidana korupsi suap pengadaan barang, jasa, dan lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi untuk tersangka RE," ungkap Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri seperti dikutip BandungNewsPhoto dari PMJNews.com, Rabu, 19 Januari 2022.

Ali menambahkan, para saksi akan diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, hari ini. Ali belum membeberkan apa yang akan digali dari mereka.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi bersama sejumlah orang lainnya ditangkap KPK. Dari operasi tangkap tangan kasus dugaan korupsi ini, KPK juga mengamankan uang total Rp 5,7 miliar.***

 

Editor: Bobby Satria

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X