• Selasa, 17 Mei 2022

Olah TKP Pakai TAA, Polisi Cari Tahu Penyebab Kecelakaan Maut Balikpapan

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 17:15 WIB
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Yusuf Sutejo (PMJNEws.com/Humas Polri)
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Yusuf Sutejo (PMJNEws.com/Humas Polri)

BANDUNGNEWSPHOTO - Untuk mengetahui penyebab kecelakaan, kepolisian menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut truk tronton di simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol Yusuf Sutejo menerangkan olah TKP dilakukan dengan menggunakan Traffic Accident Analysis (TAA).

"Nanti bisa diukur ketinggiannya dan kemiringan jalan, serta keterbukaan jalan biasa," kata Yusuf dalam keterangannya seperti dikutip BandungNewsPhoto.com dari PMJNEws.com, Sabtu, 22 Januari 2022.

Baca Juga: 5 Berita Terheboh 21 Januari 2022, Dari Kecelakaan Maut di Balikpapan Hingga Permintaan Maaf KBS

Dikatakannya, metode TAA dapat membantu dalam mengukur percepatan dan pelambatan pengereman kendaraan. Sehingga penyidik mampu mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut itu.

"Kemudian bisa dibuktikan apakah benar remnya blong atau tidak, itu bisa dibuktikan melalui metode tersebut," jelas Yusuf.

Diberitakan sebelumnya, polisi menetapkan sopir truk tronton Muhammad Ali (48) sebagai tersangka atas kasus kecelakaan maut di simpang Muara Rapak, Balikpapan, Kalimantan Timur pada Jumat, 21 Januari 2022 pagi.

Baca Juga: Lee Min Ho Bikin Penggemar Tertawa saat Ucapkan Selamat untuk Pernikahan Park Shin Hye, Memang Ngomong Apa?

"Sudah, begitu kami amankan, langsung diperiksa dan kita tetapkan sebagai tersangka. Kita tahan," ujar Yusuf.

Yusuf menyebut, Muhammad Ali melanggar Peraturan Wali Kota Balikpapan terkait larangan mengemudikan truk di jalur yang dilarang.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X