• Selasa, 29 November 2022

Kerangkeng Bupati Langkat Dibangun Sejak 2012

- Selasa, 25 Januari 2022 | 21:42 WIB
 Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan kepada media (Dok Divisi Humas Polri/PMJNews.com)
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan kepada media (Dok Divisi Humas Polri/PMJNews.com)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pembangunan kerangkeng yang digunakan sebagai tempat rehabilitasi pecandu narkoba di Rumah Bupati Langkat dibangun tanpa izin dan sudah 10 tahun berdiri.

Demikian diungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Selasa, 25 Januari 2022.

"Setelah ditelusuri, bangunan itu sudah dibuat sejak tahun 2012 lalu berdasarkan inisiatif Bupati Langkat. Bangunan juga tidak memiliki izin dan tak terdaftar sebagaimana diatur dalam Undang-Undang," kata Ramadhan.

Baca Juga: 33 Kasus Omicron di Jabar, 31 Sembuh

Menurutnya, para pejabat dilarang untuk membangun tempat seperti kerangkeng manusia itu meskipun dengan alibi dijadikan tempat rehabilitasi pecandu narkoba.

"Yang jelas, tempat itu ilegal, ilegal artinya tidak boleh," jelasnya.

Sebelumnya, Polri menjelaskan kerangkeng manusia di rumah Terbit digunakan sebagai tempat rehabilitasi narkoba sesuai dengan keterangan dari penjaga atau pengelola bangunan tersebut.

Baca Juga: Ruang Kendali Udara Natuna Diambil Alih Indonesia dari Singapura

Selain itu, bangunan mirip seperti penjara itu juga digunakan untuk menampung warga yang tersandung kasus kenakalan remaja. Warga yang dikurung dalam kerangkeng itu juga sudah diserahkan ke pihak keluarga.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksin Meningitis Tidak Lagi Jadi Syarat Jemaah Umrah

Senin, 14 November 2022 | 19:59 WIB

Ridwan Kamil Ajak Pengusaha Jabar Berinvestasi di IKN

Senin, 24 Oktober 2022 | 20:27 WIB
X