• Selasa, 17 Mei 2022

Pemerintah Permudah Pembuatan Sertifikat Tanah, Sofyan Djalil: Akan Tingkatkan Kredit Bank Luar biasa

- Kamis, 27 Januari 2022 | 21:42 WIB
Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil (kanna) berbincang dengan Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana usai acara Sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara virtual, Kamis, 27 Januari 2022. (Humas Pemkot Bandung)
Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil (kanna) berbincang dengan Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana usai acara Sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara virtual, Kamis, 27 Januari 2022. (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Sertifikat tanah bisa meningkatkan kredit bank secara luar biasa ditengah program pemerintah untuk mempermudah pembuatan sertifikat tanah.

Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A Djalil mengatkan jika masyarakat sudah memiliki sertifikat tanah, makan tingkat kredit yang diberikan oleh bank bisa meningkat luar biasa.

"Salah satu kunci pengusaha sukses itu, mereka punya akses kredit. Dengan adanya kredit, masyarakat bisa terbebas dari rentenir. Kredit ini bisa diperoleh jika memang masyarakat ingin menyekolahkan sertifikat tanahnya," ujar Sofyan dalam acara Sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara virtual, Kamis, 27 Januari 2022.

Baca Juga: Rayakan Imlek, Restoran 499 Sajikan Masakan Cina Bersertifikasi Halal

Menurut Sofyan, jika semua tanah telah terdaftar, Pemda bisa menggunakan data tersebut untuk pembangunan daerah dalam mengontrol Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). 

Maka dari itu, Sofyan menambahkan, Kementerian ATR/BPN menargetkan, di tahun 2025 seluruh tanah di Indonesia yang terdiri dari 126 juta bagian tanah, telah tersertifikasi.

"Sejak 2017 sampai sekarang, sudah ada 27 juta sertifikat yang diluncurkan. Selain itu, sudah ada 94 jt bidang tanah yang terdaftar," imbuhnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Bertambah 8.077 Pasien Menjadi 4.309.270

Menurut Sofyan, tanah yang belum tersertifikasi kendalanya ada pada Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Masyarakat merasa sulit jika harus membayar BPHTB di awal pendaftaran tanah.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X