• Sabtu, 13 Agustus 2022

Edy Mulyadi Ditahan, Resmi Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Terancam 10 Tahun Penjara

- Senin, 31 Januari 2022 | 22:12 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (humas.polri.go.id)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (humas.polri.go.id)

BANDUNGNEWSPHOTO - Edy Mulyadi ditahan setelah resmi menjadi tersangka kasus dugaan ujaran kebencian yang menyebut Ibu Kota Negara (IKN) baru sebagai tempat jin buang anak.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Edy Mulyadi ditahan per hari ini hingga 20 hari ke depan di Rutan Bareskrim Polri. Edy terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Penahanan mulai hari ini sampai 20 hari ke depan. Ancaman 10 tahun ya, masing-masing pasal ada. Tapi ancaman 10 tahun," kata Ramadhan, Senin, 31 Januari 2022.

Baca Juga: 2.000 Penghapal Al-Qur'an di Soreang Diwisuda, Masuk Rekor Muri

"Terhadap saudara EM, penyidik menetapkan status dari saksi menjadi tersangka," ungkapnya.

Penetapan tersangka Edy Mulyadi dilakukan setelah Polri melakukan gelar perkara. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan ahli terkait kasus ini. Penyidik juga menyita akun YouTube Edy Mulyadi sebagai barang bukti.

"Akun ya, akun YouTube dengan channel milik yang bersangkutan ya. Jadi akun YouTube milik yang bersangkutan yang disita. Bang Edy Channel," jelas Ramadhan seperti dikutip bandungnewsphoto.com dari PMJ News.

Baca Juga: Lonjakan Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Meningkat 15 Persen, 492 Orang di Jabar Miliki Gejala Mirip Omicron

Diberitakan sebelumnya, Edy hadir di Bareskrim Polri untuk memenuhi panggilan penyidik perihal kasus ujaran kebencian yang telah naik statusnya ke tingkat penyidikan.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X