• Jumat, 1 Juli 2022

Gunung Anak Krakatau Erupsi 9 Kali, Terakhir Berdekatan Waktunya dengan Gempa Bumi Magnitudo 5.5 di Bayah

- Jumat, 4 Februari 2022 | 21:40 WIB
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi hingga sembilan kali pada Jumat, 4 Februari 2022 (Dok. PVMBG)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi hingga sembilan kali pada Jumat, 4 Februari 2022 (Dok. PVMBG)

BANDUNGNEWSPHOTO - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi hingga sembilan kali pada Jumat, 4 Februari 2022.

Dari lapran yang dirilis melalui akun Twitter BNPB, @BNPB_Indonesia, Jumat, 4 Februari 2022, erupsi terakhit terpantau pukul 17.07 WIB, atau hanya beberapa menit sebelum terjadi gempa bumi bermagnitudo 5.5 di Bayah, Banten.

"Gunungapi Anak Krakatau erupsi hingga 9 kali pada hari ini, Jumat (4/2). PVMBG mencatat erupsi itu terjadi pada pukul 09:43, 10:25, 10:28, 12:46, 13:00, 13:31, 13:41, 14:46 dan 17:07 WIB, dengan tinggi kolom abu berkisar 800-1.000 meter di atas puncak," demikian pengumuman yang dirilis akun BNPB.

Baca Juga: Terduga Pelaku Pencemaran Nama Baik Ditetapkan sebagai Tersangka, Ashanty: Alhamdulillah

Berdasarkan pemantauan visual oleh PVMBG, terdapat indikasi bahwa erupsi yang terjadi merupakan tipe magmatik, sejalan dengan kegempaan vulkanik yang terekam. Adapun kegempaan gunungapi Anak Krakatau sendiri telah terjadi sejak 16 Januari - 4 Februari 2022, ditandai dengan terekamnya gempa-gempa vulkanik dan gempa permukaan yang mengindikasikan adanya intrusi magma dari bawah ke permukaan secara bertahap.

Dari data pemantauan secara visual dan instrumental mengindikasikan bahwa gunungapi Anak Krakatau masih berpotensi erupsi.

Potensi bahaya dari aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini dapat berupa lontaran lava pijar, material piroklastik maupun aliran lava. Hujan abu lebat secara umum berpotensi di sekitar kawah di dalam radius 2 km dari kawah aktif. Sementara itu, hujan abu yang lebih tipis dapat menjangkau area yang lebih luas bergantung pada arah dan kecepatan angin.

Baca Juga: Pelaku Pengibaran Bendera NII Ditangkap, Ridwan Kamil Apresiasi Polres Garut, Polda Jabar, dan BNPT

Saat ini tingkat aktivitas gunungapi Anak Krakatau ditetapkan pada Level II (Waspada), dengan rekomendasi agar masyarakat tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 2 km dari kawah aktif.

Masyarakat diharapkan agar mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui PVMBG. Saat ini beredar video-video erupsi gunungapi Anak Krakatau tahun 2018 yang seakan-akan merupakan kondisi gunungapi tersebut saat ini.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: bnpb.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X