• Sabtu, 13 Agustus 2022

WFO Kembali ke 50 Persen di PPKM Level 3 Minggu ini

- Senin, 14 Februari 2022 | 20:44 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Kemenko Marves)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Kemenko Marves)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerintah akan menyesuaikan kembali batasan maksimal Work From Office (WFO) di level 3, yang sebelumnya 25% menjadi 50% pada periode PPKM minggu ini.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dalam keterangan pers PPKM yang dilaksanakan secara virtual, Senin, 14 Februari 2022.

“Pada periode PPKM minggu ini, Pemerintah akan menyesuaikan kembali batasan maksimal WFO di level 3 yang sebelumnya 25% menjadi 50%. Selain itu, aktivitas seni budaya dan sosial masyarakat serta fasilitas umum seperti tempat wisata juga dinaikkan menjadi 50%. Detail dari peraturan ini akan tertuang dalam Inmendagri yang akan keluar hari ini,” kata Luhut.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 229 Jenis Aset Kripto yang Dapat Diperdagangkan

Adapun kebijakan ini disesuaikan pada karakterisitik Omicron yang berbeda dengan varian Delta dan melihat perkembangan situasi rumah sakit yang ada, dengan tetap mengedepankan aspek kesehatan.

Sehingga pemerintah masih melihat adanya ruang bagi kita untuk tidak menginjak rem terhadap ekonomi terlalu dalam. Ini dilakukan semata-mata untuk terus menjaga keseimbangan sektor kesehatan dan ekonomi tetap baik.

“Dengan begitu para pedagang di pinggir jalan mulai dari tukang gorengan, tukang bakso hingga para pekerja seni seperti penampil wayang dan para aktor drama dapat tetap melakukan aktivitas dan tidak perlu dirumahkan akibat dampak kebijakan ini. Namun saya titip, penerapan protokol kesehatan harus tetap disiplin utamanya dalam penggunaan masker,” ujarnya.

Baca Juga: Pembangunan Underpass Dewi Sartika Depok Capai Rp297,6 Miliar, Jawab Keluhan Masyarakat Depok Soal Kemacetan

“Secara spesifik saya juga meminta kepada Pemerintah daerah dan Forkompimda setempat agar berhati – hati dan tetap humanis dalam tiap melakukan himbauan kepada masyarakat. Utamakanlah penerapan protokol kesehatan dibanding sekedar membubarkan,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X