• Selasa, 4 Oktober 2022

Vaksin Booster Yang Beredar Saat ini Ternyata Tidak Halal

- Jumat, 18 Februari 2022 | 20:52 WIB
Ilustrasi Vaksin Booster (Pixabay/Alexandra_Koch)
Ilustrasi Vaksin Booster (Pixabay/Alexandra_Koch)

BANDUNGNEWSPHOTO - Vaksin booster yang dibagikan kepada masyarakat hingga kini ternyata belum menggunakan vaksin halal.

Jenis vaksin yang disumbang dari berbagai negara mayoritas vaksin yang belum dinyatakan halal dan tidak layak untuk diberikan kepada umat Muslim.

Atas dasar tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak Panja Vaksin DPR RI untuk memanggil pemerintah dalam hal ini pihak Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Pasalnya, hingga kini belum menggunakan vaksin halal dalam vaksinasi lanjutan (booster).

Baca Juga: Ayo Buruan, Gelombang 23 Prakerja Dibuka, Kuota untuk 500 Ribu Orang

Ketua Satgas Covid-19 MUI, Azrul Tanjung menyebut sudah tidak ada lagi alasan Kementerian Kesehatan untuk tidak menggunakan vaksin halal. Menurut dia, MUI sudah melakukan sertifikasi untuk tiga jenis vaksin yang dinyatakan halal.

"Tahap pertama, untuk vaksin dosis satu dan dua itu ada Sinovac. Kemudian tahap kedua untuk booster ini ada vaksin Zivifax dan vaksin merah putih," ungkap Azrul dikutip bandungnewsphoto.com dari PMJ News, Jumat, 18 Februari 2022.

Azrul menjelaskan, MUI sudah mengirim surat kepada pemerintah agar mengutamakan vaksin halal untuk umat Muslim.

Baca Juga: Exit Tol KM 149 Gedebage Ditargetkan Aktif Tahun Ini

Sebab, jenis vaksin yang disumbang dari berbagai negara mayoritas vaksin yang belum dinyatakan halal dan tidak layak untuk diberikan kepada umat Muslim.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingat, Operasi Zebra 2022 Dimulai Hari Ini!

Senin, 3 Oktober 2022 | 12:01 WIB

Masa Berlaku Paspor Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Jumat, 30 September 2022 | 21:27 WIB
X