• Sabtu, 13 Agustus 2022

Kementerian PPPA Luncurkan E-Learning Ruang Bermain Ramah Anak

- Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:15 WIB
Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan, Rohika Kurniadi Sari, dalam Pertemuan Uji Coba E-Learning RBRA, secara hybrid, Kamis, 24 Februari 2022 (kemenpppa.go.id)
Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan, Rohika Kurniadi Sari, dalam Pertemuan Uji Coba E-Learning RBRA, secara hybrid, Kamis, 24 Februari 2022 (kemenpppa.go.id)

BANDUNGNEWSPHOTO - Sebuah inovasi coba dilakukan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dalam mendorong percepatan perwujudan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Inovasi itu adalah standardisasi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di daerah.


KemenPPPA membangun e-learning RBRA sebagai bahan advokasi dan sosialisasi serta pelatihan standardisasi berbasis elektronik bagi pemerintah daerah, lembaga masyarakat, maupun dunia usaha.

Hal ini juga merupakan salah satu upaya pemenuhan hak bermain anak yang tertuang dalam Pasal 11 Undang – Undang (UU) Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan dalam Konvensi Hak Anak (KHA) yang telah diratifikasi melalui Kepres Nomor 36 Tahun 1990.

Baca Juga: Kota Cirebon Masih PPKM Level 4, Resepsi Pernikahan Dihadiri 25 Persen Kapasitas dan Tak Ada Makan di Tempat

Pemerintah melalui KemenPPPA telah membuat Pedoman Standardisasi RBRA untuk memenuhi hak bermain anak. Salah satunya melalui penyediaan sarana dan prasarana di ruang bermain yang ramah anak yang memenuhi standar RBRA.

Hingga tahun 2019, KemenPPPA telah melakukan standardisasi dan sertifikasi pada 54 RBRA di daerah, dan sejak 2020 hingga 2021 telah melakukan standardisasi pada 25 RBRA secara online.

Selanjutnya, KemenPPPA membangun sistem e-learning RBRA, yang dapat mendukung peningkatan kapasitas Pengelola RBRA di daerah.

Baca Juga: Gacha atau Skip? Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Gacha Yae Miko di Genshin Impact

“Saat ini KemenPPPA sedang membangun e-learning RBRA, dan sudah memasuki tahap uji coba. Pada pertemuan uji coba RBRA ini kami harap dapat menampung berbagai masukan, sehingga e-learning RBRA ini dapat diimplementasikan dengan baik nantinya,” ujar Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak atas Pengasuhan dan Lingkungan, Rohika Kurniadi Sari, dalam Pertemuan Uji Coba E-Learning RBRA, secara hybrid, Kamis, 24 Februari 2022, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian PPPA.

Melalui e-learning RBRA ini, para Pengelola RBRA di daerah diharapkan dapat memahami standar dan persyaratan dalam mengembangkan dan membangun RBRA di daerah.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: KemenPPA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X