• Rabu, 10 Agustus 2022

Madura United Terseret Kasus Dugaan Penipuan Robot Trading Viral Blast

- Senin, 21 Maret 2022 | 19:09 WIB
Rumah Petinggi Robot Trading Viral Blast Senilai Rp15 Miliar Disita (pmjnews.com)
Rumah Petinggi Robot Trading Viral Blast Senilai Rp15 Miliar Disita (pmjnews.com)

BANDUNGNEWSPHOTO - Klub kontestan Liga 1 2021/2022, Madura United terseret kasus dugaan penipuan robot trading Viral Blast.

Saat ini,penyidik Direktorat Tindak Pidana Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri terus melacak harta kekayaan dari para tersangka kasus Sejumlah aset yang telah disita antara lain, 1 unit rumah mewah di Graha Family, Surabaya milik tersangka Minggus Umboh dan 1 unit rumah mewah di Green Lake milik tersangka Zainal Hudha Purnama.

"Kedua aset tersebut senilai Rp15 miliar," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan dalam keterangan tertulis yang dikutip BandungNewsPhoto dari PMJNews.com, Senin, 21 Maret 2022.

Baca Juga: Menentukan Nasib Persib, Ini Link Live Streaming Laga Madura United vs Bali United

Selain menyita aset, penyidik juga melakukan penggeledahan di Apartemen One Icon Residence Surabaya unit 5305-5306 milik tersangka Putra Wibowo selaku pendiri Viral Blast serta dua lokasi lain yakni rumah di Grogol, Petamburan, Jakarta Barat dan Kantor PT Trust Global di Rukan Garden Shopping Arcade, Grogol yang sudah kosong sejak Februari 2022 lalu.

"Dengan tujuan untuk menemukan dokumen terkait tindak pidana penipyan robot trading Viral Blast dan bukti-bukti harta kekayaan hasil kejahatan para tersangka," sambungnya.

Whisnu menambahakn, pihaknya juga berencana untuk memeriksa pihak klub sepak bola Madura United terkait peran salah satu tersangka Zainal Hudha Purnama yang merupakan manajer klub tersebut.

Baca Juga: BRI Liga 1 2021/2022: Persija Bikin PSM Belum Bebas dari Ancaman Degradasi

"Yang juga memberikan dana sponsorship dari PT Trust Global Karya atau Viral Blast ke Madura United," jelas Whisnu.

Sebagai informasi, sebelumnya penyidik telah menyita sejumlah aset mulai dari uang dollar pecahan SGD 1000 dikurs rupiah sekitar Rp20 Miliar, mobil BMW (2 unit) mobil VW Caravan (1 unit) mobil Jaguar dengan total nilai Rp1,5 Miliar, kemudian penyitaan uang di beberapa rekening Bank dan aset crypto senilai total sekitar Rp15 Miliar.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X