• Senin, 4 Juli 2022

Gempa Bumi Magnitudo 6.0 Guncang Halmahera Barat

- Selasa, 5 April 2022 | 10:29 WIB
Ilustrasi gempa, Ini 4 faktor yang menjadi penyebab gempa bumi sering melanda Indonesia. (pixabay.com)
Ilustrasi gempa, Ini 4 faktor yang menjadi penyebab gempa bumi sering melanda Indonesia. (pixabay.com)

BANDUNGNEWSPHOTO - Gempa bumi bermagnitudo 6,0 terjadi di sekitar 108 km barat laut Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa pukul 08.44 WIB.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi di Halmahera Barat itu tidak berpotensi tsunami.

Dalam laporannya disebutkan, pusat gempa berada di 2.11 Lintang Utara, 126.97 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: 5 Berita Terheboh 4 April 2022, Dari Peluncuran Baby Blues Telkomsel Maxstream Hingga Rekomendasi Tim Ayato

"#Gempa Mag:6.0, 05-Apr-22 08:44:06 WIB, Lok:2.11 LU,126.97 BT (108 km BaratLaut HALMAHERABARAT-MALUT), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG," tulis akun @InfoBMKG.

Setelah dilakukan analisis, gempa tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo 5,9 atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 77 Km arah Barat Laut Loloda, Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 10 km.

Jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik kombinasi mendatar ( thrust-oblique fault ).

Baca Juga: Tak Harus Menunggu Ucapan 'Hatur Nuhun', Supardi Pamit Tinggalkan Persib

Guncangan gempa dirasakan di Galela pada skala intensitas III-IV MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.Pada siang hari getaran dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Di Tobelo pada skala III MMI, di Bitung II-III MMI dimana getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Kemudian di Siau dan Morotai II MMI.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X