• Sabtu, 3 Desember 2022

Persija, PSS Sleman dan Madura United Diperiksa Terkait Pengusutan Kasus Robot Trading Viral Blast

- Sabtu, 16 April 2022 | 09:29 WIB
 Persija Jakarta menundukkan Persikabo 1973 4-0 pada laga pekan ke-31 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu, 13 Maret 2022 (twitter.com/@Persija_Jkt)
Persija Jakarta menundukkan Persikabo 1973 4-0 pada laga pekan ke-31 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar, Bali, Minggu, 13 Maret 2022 (twitter.com/@Persija_Jkt)

BANDUNGNEWSPHOTO - Penyidik Dit Tipideksus Bareskrim Polri sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah klub sepakbola Tanah Air terkait pengusutan kasus robot trading Viral Blast.

Beberapa klub sepakbola yang diperiksa yaitu Persija Jakarta, PSS Sleman, dan Madura United (MU).

"Yang telah dimintai keterangan dari Persija, PS Sleman, dan Madura United," terang Kasubdit III Dit Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Robertus Yohanes De Deo Tresna Eka Trimana kepada wartawan seperti dikutip BandungNewsPhoto.com dari PMJNews.com, Jumat, 15 April 2022.

Baca Juga: AC Milan Kembali Gusur Inter dari Puncak Klasemen

Robertus menjelaskan dalam proses pemeriksaan, pihaknya mendalami berkenaan sponsorship dari Viral Blast yang diduga melakukan tindak pidana investasi bodong.

"Materi pemeriksaan terkait sponsorship Viral Blast kepada masing-masing klub. Yang dimintai keterangan dari agen masing-masing klub," ucap Robertus.

Untuk diketahui, Bareskrim membongkar jaringan penyedia investasi bodong melalui aplikasi robot trading Viral Blast Global.

Baca Juga: Inter Milan Pimpin Klasemen Serie A Usai Kalahkan Spezia

Sudah ada empat tersangka yang diamankan penyidik dalam kasus ersebut. Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengungkapkan kasus ini berupa investasi mencapai Rp1,2 triliun.

Editor: Bobby Satria

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksin Meningitis Tidak Lagi Jadi Syarat Jemaah Umrah

Senin, 14 November 2022 | 19:59 WIB

Ridwan Kamil Ajak Pengusaha Jabar Berinvestasi di IKN

Senin, 24 Oktober 2022 | 20:27 WIB
X