• Sabtu, 13 Agustus 2022

Ini Hasil Penggeledahan KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bogor Ade Yasin

- Jumat, 29 April 2022 | 18:24 WIB
KPK Tahan Bupati Bogor, Ade Yasin (twitter.com/@KPK_RI)
KPK Tahan Bupati Bogor, Ade Yasin (twitter.com/@KPK_RI)

BANDUNGNEWSPHOTO - Terkait dugaan suap Bupati Bogor, Ade Yasin, Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) melakukan penggeledahan paksa di empat lokasi.

Dalam penggeledahan itu, KPK mengamankan berbagai dokumen dan uang dalam pecahan mata uang asing yang diduga terkait dengan kasus Bupati Bogor Ade Yasin.

"Tim penyidik pada hari Kamis (28/4) telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di beberapa lokasi, wilayah Kabupaten Bogor. Di tempat ini ditemukan dan diamankan berbagai bukti, di antaranya berbagai dokumen keuangan," kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta seperti dikutip dari Antaranews.com, Jumat, 29 April 2022.

Baca Juga: Info Lowongan Kerja di Garut, PT Changsin Reksa Jaya Butuh Manajer Produksi Sepatu Berpengalaman

Ia menyebutkan empat lokasi tersebut, yakni: pendopo/rumah dinas Bupati Bogor, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Bogor; Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Bogor, dan rumah kediaman yang beralamat di Ciparigi, Bogor Utara, Kota Bogor.

Selain itu, tim penyidik juga menemukan uang dalam pecahan mata uang asing. "Bukti-bukti dimaksud diduga kuat berkaitan dengan pokok perkara. Selanjutnya, bukti-bukti tersebut akan segera dianalisis untuk kemudian disita dan menjadi kelengkapan berkas perkara penyidikan," kata Ali.

Ia juga menginformasikan bahwa tim penyidik KPK pada hari Jumat ini melakukan kembali penggeledahan.

Baca Juga: Tri Andayani Sampaikan Ucapan Terima Kasih Atas Tugas Pemerintah Antarkan Pemudik

"Penggeledahan di rumah kediaman para tersangka di dua lokasi berbeda di Bandung, Jawa Barat. Perkembangan hasil penggeledahan akan kami informasikan lebih lanjut," ucapnya.

KPK telah menetapkan delapan tersangka kasus tersebut. Sebagai pemberi, yakni Ade Yasin (AY), Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Maulana Adam (MA), Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah (IA), dan pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor Rizki Taufik (RT).

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X