• Sabtu, 13 Agustus 2022

Mahfud MD Sebut Tulisam Status Budi Santosa Purwokartiko Tidak Bijaksana

- Senin, 2 Mei 2022 | 00:30 WIB
BANDUNG - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyampaikan tausiyah saat digelar Halal Bihalal Kadin Jabar dan Silaturahmi Dunia Usaha Jawa Barat di Hyatt Regency Hotel, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin (10/8/2015) malam. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai, sebagian masalah di Indonesia akan selesai jika penegakan hukum di negeri ini berdiri tegak dengan mengedepankan keadilan. Masalah utama di negeri ini, jelas Mahfud, adalah penegakan hukum. Dalam kesempatan itu juga
BANDUNG - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menyampaikan tausiyah saat digelar Halal Bihalal Kadin Jabar dan Silaturahmi Dunia Usaha Jawa Barat di Hyatt Regency Hotel, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin (10/8/2015) malam. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai, sebagian masalah di Indonesia akan selesai jika penegakan hukum di negeri ini berdiri tegak dengan mengedepankan keadilan. Masalah utama di negeri ini, jelas Mahfud, adalah penegakan hukum. Dalam kesempatan itu juga

BANDUNGNEWSPHOTO - Tulisan status Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prof. Budi Santosa Purwokartiko yang dinilai mendiskreditkan wanita berjilbab terus mengundang kontroversi.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD pun turut mengomentari pemberitaan media online tentang kontroversi tulisan status Prof. Budi Santosa Purwokartiko tersebut.

Komentar Mahfud MD tentang kontroversi tulisan status Prof. Budi Santosa Purwokartiko dilakukan melalui tweet di akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, Sabtu, 30 April 2022.

Baca Juga: Di Tengah Dugaan Perselingkuhan, Netizen Bandingkan Kualitas Akting Putri Anne dan Amanda Manopo

Dalam komentarnya, ia menyebut, tulisan Prof. Budi Santosa Purwokartiko tidak bijaksana.

"Me-muji2 sbg mhs/i hebat hny krn mereka tdk memakai kata2 agamis, “Insyaallah, qadarallah, syiar” sbgmn ditulis oleh Rektor ITK itu jg tdk bijaksana. Itu adl kata2 yg baik bg orng beriman, sama dgn ucapan Puji Tuhan, Haleluya, Kersaning Allah, dll," tulis Mahfud MD.

"Sejak tahun 1990-an banyak sekali profesor2 di kampus besar spt UI, ITB, UGM, IPB, dll yg tadinya tdk berjilbab menjadi berjilbab. Ibu Dirut Pertamina dan Kepala Badan POM jg berjilbab. Mereka jg pandai2 tp toleran, meramu keislaman dan keindonesiaan dlm nasionalisme yang ramah," tulis Mahfud.

Baca Juga: Agar Tak Ragu Mengejar Mimpi, Oppo Dukung Perjuangan Kartini Masa Kini

"Pakaian yg Islami itu adl niat menutup aurat dan sopan; modelnya bisa beragam dan tak hrs pakai cadar atau gamis. Model pakaian adl produk budaya. Maka itu menuduh orang pakai penutup kepala spt jilbab ala Indonesia, Melayu, Jawa, dll sbg manusia gurun adl salah besar," tegas Mahfud MD.***

 

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X