Puncak Arus Balik, Jasa Marga Imbau Pemudik Hindari Perjalanan ke Jabotabek 6-8 Mei 2022

- Rabu, 4 Mei 2022 | 17:47 WIB
Gerbang Tol Cikampek Utama (jasamarga.com)
Gerbang Tol Cikampek Utama (jasamarga.com)

BANDUNGNEWSPHOTO - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkirakan, puncak arus balik menuju Jabotabek jatuh pada Minggu, 8 Mei 2022.

Diprediksi, pada puncak arus balik, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek sebanyak 269.444 unit, naik 53,6% dari lalu lintas normal periode November 2021.

Angka prediksi tersebut merupakan kumulatif lalin yang diperkirakan menuju Jabotabek di beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Cikupa (arah Merak) dan GT Ciawi (arah Puncak). Prediksi dari arah Timur mencapai 64,64% dari total lalin. Sementara dari arah Barat sebesar 21,35% dan dari arah Selatan sebesar 14,02%.

Baca Juga: 7 Cara Polri Cegah Kepadatan Arus Balik Lebaran

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menekankan, distribusi dari arah timur menuju ke arah Jakarta yang mencapai 64,64% tersebut, mayoritas akan berasal dari Trans Jawa dan Bandung yang menuju Jabotabek ke via GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama pada Minggu, 8 Mei 2022, yaitu sekitar 174.157 kendaraan, meningkat 104,4% dibandingkan dengan lalin normal.

“Tidak hanya terjadi di hari Minggu, peningkatan lalu lintas juga diprediksi sudah terjadi pada H+3 dan H+4 atau pada Jumat-Sabtu, 6-7 Mei 2022, dengan peningkatan kendaraan yang tidak jauh dengan puncak arus balik di 8 Mei 2022,: jata Heru seperti dikutip dalam siaran peras Jasa Marga, Rabu, 4 Mei 2022.

"Untuk mewujudkan perjalanan yang lebih nyaman, kami mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek dan memohon kerja sama pengguna jalan untuk kembali ke Jabotabek sebelum 6-8 Mei 2022,” ujar Heru.

Baca Juga: Liverpool Amankan Tiket Final Liga Champions

Jasa Marga terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk pemberlakuan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow hingga one way, serta menempatkan petugas di lokasi rawan kepadatan.

Pemberlakuan rekayasa lalu lintas pada arus balik di antaranya untuk menghindari kepadatan pertemuan dua lalu lintas Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di Simpang Susun Dawuan Km 66 serta kepadatan jelang akses masuk dan keluar rest area Km 62 dan Km 52.***

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: jasamarga.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X