• Rabu, 10 Agustus 2022

Kasus Covid Meningkat, Pemerintah Tunggu hingga Juli 2022 untuk Tindakan Mitigasi

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 21:44 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Instagram @luhut.pandjaitan)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Instagram @luhut.pandjaitan)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemerintah akan menunggu perkembangun kasus Covid-19 hingga Juli mendatang terkait meningkatnya kasus tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan jika tren kasus Covid-19 di Indonesia meningkat maka akan ada upaya melakukan mitigasi.

"Kami sepakat akan menunggu hingga bulan Juli ini apabila kasus meningkat signifikan maka berbagai upaya mitigasi harus segera diberlakukan," kata Luhut dikutip bandungnewsphoto.com dari akun Instagram @luhut.pandjaitan, Sabtu, 11 Juli 2022.

Baca Juga: Inilah Gambaran Makam untuk Eril, Putra sulung Ridwan Kamil

Menurut Luhut, seperti di negara-negara lain, naiknya kasus Covid-19 diperkirakan disebabkan sub-varian BA.4 dan BA.5. Namun kondisi di Indonesia menurutnya masih baik dengan positivity rate yang rendah.

"Akhir-akhir ini memang terjadi kenaikan kasus yang signifikan di beberapa negara lain yang disebabkan oleh subvarian BA.4 dan BA.5 . Meskipun kasus meningkat dalam seminggu terakhir, kabar baiknya positivity rate masih relatif lebih rendah di 1,44% dibawah standar WHO yakni dibawah 5% persen," katanya.

Luhut memerintahkan beberapa pihak terkait untuk kembali turun kelapangan menjangkau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster.

Baca Juga: Nabila Ungkap Perasaan Bahagia Bersama Eril, Ingin Sekali Bertemu untuk yang Terakhir Kalinya

"Saya hari ini memerintahkan langsung kepada seluruh pihak terkait yakni Menkes, TNI dan Polri, Ka BNPB hingga Pemerintah Daerah untuk kembali turun kelapangan menjangkau masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster dengan menempuh berbagai cara termasuk pelayanan dari pintu ke pintu mengingat akselerasi vaksinasi booster bergerak cukup lambat akhir-akhir ini," tulis Luhut.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X