• Rabu, 10 Agustus 2022

PeduliLindungi Digunakan Dalam Sistem Jual-Beli Minyak Goreng Curah Rakyat

- Jumat, 24 Juni 2022 | 20:52 WIB
Suasana operasi pasar minyak goreng (Humas Pemkot Bandung)
Suasana operasi pasar minyak goreng (Humas Pemkot Bandung)

BANDUNGNEWSPHOTO - Aplikasi PeduliLindungi bakal digunakan dalam sistem penjualan dan pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR). Hal itu diharapkan tata kelola distribusi menjadi lebih akuntabel dan terpantau dari produsen hingga konsumen.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, sosialisasi proses jual beli MGCR akan dimulai pada Senin, 27 Juni 2022. Sosialisasi bakal berlangsung selama 14 hari.

Selanjutnya, proses jual beli MGCR bakal menggunakan PeduliLindungi atau menunjukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), bagi yang tidak memiliki aplikasi.

Baca Juga: Jabar Lebihi Target Realisasi Pendapatan Daerah APBD TA 2021 Sebesar Rp36,991 Triliun

“Setelah masa sosialisasi selesai, masyarakat harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau menunjukkan NIK untuk bisa mendapatkan MGCR dengan harga eceran tertinggi (HET),” terang Luhut dalam keterangan resmi, Jumat, 24 Juni 2022.

Pembelian MGCR di tingkat konsumen akan dibatasi maksimal 10 kg atau 10 liter per hari untuk satu NIK dengan harga Rp14.000 per liter atau Rp 15.500 per kg.

MGCR dengan harga tersebut bisa diperoleh di penjual/pengecer yang terdaftar resmi dalam program Simirah 2.0 dan juga melalui Pelaku Usaha Jasa Logistik dan Eceran (PUJLE) yakni Warung Pangan dan Gurih,” ungkap Luhut.

Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Kembali Digelar di Jabar Mulai 1 Juli 2022 sampai 31 Agustus 2022

Menurut Luhut, upaya pemerintah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga minyak goreng di seluruh masyarakat.

Penggunaan PeduliLindungi akan difungsikan sebagai alat pemantau dan pengawasan untuk mengantisipasi adanya penyelewengan.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X