• Senin, 8 Agustus 2022

Ada Arsitek Diterima di Bank BNI, Begini Reaksi Erick Thohir kepada Peserta Inaugurasi Bela Negara Itu

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 10:02 WIB
 Menteri BUMN, Erick Thohir sempat berbincang dengan sejumlah calon pegawai BUMN di sela program Bela Negara di Lapangan Marinir Cilandak, Jakarta (Instagram/@kementrianbumn)
Menteri BUMN, Erick Thohir sempat berbincang dengan sejumlah calon pegawai BUMN di sela program Bela Negara di Lapangan Marinir Cilandak, Jakarta (Instagram/@kementrianbumn)

BANDUNGNEWSPHOTO - Sebelum memberikan pembekalan pada inaugurasi di Tennis Indoor Gelora Buang Karno Jakarta, Rabu, 3 Agustus 2002, Menteri BUMN, Erick Thohir sempat berbincang dengan sejumlah calon pegawai BUMN di sela program Bela Negara di Lapangan Marinir Cilandak, Jakarta.

Salah satunya calon pegawai BUMN yang diajak berdialog oleh Erick Thohir adalah pemuda asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang diterima di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) cabang Semarang, Jateng, bagian collection.

Pemuda itu merupakan lulusan dari Universitas Negeri Semarang (UNS) jurusan teknik arsitektur.

Baca Juga: Erick Thohir Beri Pembekalan di Inaugurasi, FHCI: Sampai Jumpa di Rekrutmen Bersama Selanjutnya!

Ketika Menteri BUMN menanyakan alasan memilih bekerja di bank, padahal tak sesuai jurusan yang diambil, pemuda itu menjawab untuk mencari pengalaman baru dan memperluas jaringan di luar jurusan teknik arsitektur.

"Artinya apa? Sekolah itu penting, tapi masa depan dari pekerjaan harus siap berubah karena dunia berubah. Kita harus bisa beradaptasi, karena itu penting dalam menjaga mental kita (sehingga program Bela Negara diadakan)," kata Erick seperti dikutip dari Anataranews.com.

Kemudian, Erick Thohir berdialog dengan seorang wanita dari Padang, Sumatera Barat yang diterima bekerja di PT Hutama Karya. Erick menerangkan, pemerintah kini sedang membangun jalan tol di Pulau Sumatera.

Baca Juga: Daftar Pencetak Gol Terbanyak Kompetisi Divisi Utama PSSI Kota Bandung U-15 Hingga Pekan Kesepuluh

Saat ditanya mengapa jalan tol harus dibangun di Sumatera, calon karyawan BUMN itu menjawab guna memudahkan akses perekonomian masyarakat menjadi lancar dan mudah.

"Kemudian juga untuk keseimbangan pembangunan, bahwa di Sumatera perlu pembangunan infrastruktur supaya ekonomi tumbuh merata. Tidak mungkin Indonesia hanya membangun Jawa, harus membangun Sumatera, Kalimantan, dan di pulau-pulau lainnya," ucap Menteri BUMN.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Sumber: Antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X