Di Hadapan Surya Paloh dan Undangan, Jokowi Yakin Golkar Takkan Sembrono Deklarasikan Calon Presiden

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 18:59 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meyakini, Partai Golkar akan cermat dalam menentukan calon presiden (setkab.go.id)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meyakini, Partai Golkar akan cermat dalam menentukan calon presiden (setkab.go.id)


BANDUNGNEWSPHOTO - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meyakini, Partai Golkar akan cermat dalam menentukan calon presiden dan wakil presiden 2024.

Hal itu disampaikan Presiden RI Joko Widodo saat menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Partai Golkar di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat, 21 Oktober 2022.

Menurut Presiden Joko Widodo, Golkar bakal cermat karena merupakan partai politik yang sudah matang dan punya pengalaman malang-melintang serta banyak makan asam garam dalam perpolitikan Indonesia.

Baca Juga: Ini 102 Merek Obat Sirop yang Ditemukan di Rumah Pasien Gagal Ginjal Akut

“Saya yakin Golkar akan dengan cermat, akan dengan teliti, akan dengan hati-hati, tidak sembrono dalam mendeklarasikan calon presiden dan calon wakil presiden 2024,” katanya seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI.

Kepala Negara menjelaskan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki jam terbang yang tinggi. Hal tersebut terutama dikarenakan situasi dunia saat ini yang penuh dengan ketidakpastian, bahkan diprediksi akan lebih gelap di tahun 2023.

Sebagai contoh, Presiden menyebut bahwa saat ini sudah banyak negara yang mengalami krisis dan menjadi “pasien” Dana Moneter Internasional (IMF).

Baca Juga: Kemenag RI Gelar Shalawat Kebangsaan di Malam Puncak Hari Santri 2022, Ini Link Live Streaming-nya!

“Sekarang yang sudah masuk pasien IMF itu ada 14 negara, sudah masuk jadi pasien, dan 28 negara lagi sudah antre di depan pintunya IMF, diperkirakan akan muncul angka nanti 66 negara. Oleh sebab itu, betul-betul pemimpin ke depan ini harus kita piih yang memiliki jam terbang yang tinggi,” paparnya.

“Karena, sekali lagi, dalam pembangunan sebuah negara penting sekali yang namanya stabilitas politik. Kita juga butuh stabilitas keamanan, apalagi dalam situasi dunia yang sangat sulit, sulit dihitung, sulit dikalkulasi, sulit diprediksi,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Bobby Satria

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X