Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di SMK Negeri 1 Pangandaran Berjalan Baik

- Senin, 25 Oktober 2021 | 19:53 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di SMK Negeri 1 Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Senin (25/10/2021). PTM tersebut berjalan baik dan memenuhi standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. (Denny Alung/Biro Adpim Jabar)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di SMK Negeri 1 Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Senin (25/10/2021). PTM tersebut berjalan baik dan memenuhi standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. (Denny Alung/Biro Adpim Jabar)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di SMK Negeri 1 Pangandaran berjalan baik dan memenuhi standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau secara langsung pelaksanaan PTM tersebut di SMK Negeri 1 Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Senin (25/10/2021).

"Saya datang ke sini sebagai tanggung jawab kami Provinsi Jabar terhadap pendidikan di sekolah tingkat atas, memastikan sarana dan prasarana di sekolah ini sudah sesuai dengan keharusan," kata Pak Uu.

Baca Juga: Sukses Curi Perhatian Pemirsa di Seluruh Dunia, Aktor-aktor Squid Game Akan Hadiri Gala Seni Film LACMA 2021

Pada kesempatan itu, Pak Uu pun mengimbau kepada siswa, guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Selain meninjau pelaksanaan PTM secara terbatas, Pak Uu memberikan arahan kepada kepala sekolah SMA/SMK/SLB di Kabupaten Pangandaran. Dalam arahannya, ia mendorong kepala sekolah untuk menghadirkan generasi muda yang berprestasi dan berakhlak.

Kemudian, Pak Uu juga meminta kepala sekolah dan guru untuk terus berinovasi dan berkolaborasi menghadirkan metode belajar yang kreatif. Tujuannya agar memudahkan para siswa mengikuti proses belajar.

Baca Juga: Ridwan Kamil Nyatakan Komitmen Majukan Pesantren Seperti Perda Nomor 2 tahun 2021 dan Program OPOP

"Apalagi dalam era 4.0, persaingan semakin ketat, seleksi kehidupan semakin sulit. Orang tidak memiliki keunggulan dan jaringan akan termarjinalkan," ucapnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X