• Selasa, 6 Desember 2022

Aparat Gabungan Bongkar Puluhan Bangunan di Lokalisasi Prostitusi Tertua di Karawang

- Kamis, 17 Desember 2015 | 17:46 WIB
KARAWANG - Seorang anak mengusung plang di tengah suasana pembongkaran bangunan liar di lokalisasi SR alias sisi rel, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Kamis (17/12/2015). Aparat gabungan Polsus PT KAI, dibantu Polri, TNI, dan Satpol PP Karawang membongkar paksa 76 bangunan tempat prostitusi di lokalisasi tertua yang sudah beroperasi sejak era 1970'an yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektare milik PT KAI di Kabupaten Karawang. Pembongkaran dilakukan lantaran lahan milik PT KAI itu berulang kali dijadikan tempat pelacuran dan judi unyeng oleh sejumlah oknum masyarakat. Rencananya, di atas lahan tersebut akan dibangun rel tambahan sepanjang 300 meter oleh PT KAI. BNP/Aditya Nugraha
KARAWANG - Seorang anak mengusung plang di tengah suasana pembongkaran bangunan liar di lokalisasi SR alias sisi rel, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Kamis (17/12/2015). Aparat gabungan Polsus PT KAI, dibantu Polri, TNI, dan Satpol PP Karawang membongkar paksa 76 bangunan tempat prostitusi di lokalisasi tertua yang sudah beroperasi sejak era 1970'an yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektare milik PT KAI di Kabupaten Karawang. Pembongkaran dilakukan lantaran lahan milik PT KAI itu berulang kali dijadikan tempat pelacuran dan judi unyeng oleh sejumlah oknum masyarakat. Rencananya, di atas lahan tersebut akan dibangun rel tambahan sepanjang 300 meter oleh PT KAI. BNP/Aditya Nugraha

KARAWANG - Seorang anak mengusung plang di tengah suasana pembongkaran bangunan liar di lokalisasi SR alias sisi rel, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Kamis (17/12/2015). Aparat gabungan Polsus PT KAI, dibantu Polri, TNI, dan Satpol PP Karawang membongkar paksa 76 bangunan tempat prostitusi di lokalisasi tertua yang sudah beroperasi sejak era 1970'an yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektare milik PT KAI di Kabupaten Karawang. Pembongkaran dilakukan lantaran lahan milik PT KAI itu berulang kali dijadikan tempat pelacuran dan judi unyeng oleh sejumlah oknum masyarakat. Rencananya, di atas lahan tersebut akan dibangun rel tambahan sepanjang 300 meter oleh PT KAI. BNP/Aditya Nugraha

Editor: Administrator

Terkini

X