• Selasa, 18 Januari 2022

ARAP Tolak Rencana Pemkot Bangun Rumah Deret di Kawasan Tamansari

- Senin, 15 Januari 2018 | 15:55 WIB
BANDUNG - Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Penggusuran (ARAP) berjalan kaki dari gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat menuju Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (15/1/2018). Aksi unjuk rasa ini merupakan protes warga RW 11 Tamansari terkait rencana Pemerintah Kota Bandung yang berniat membangun rumah deret yang konsekuensinya membuat sejumlah rumah warga harus tergusur. Padahal sebelumnya, selama 20 tahun tidak pernah ada keberatan ataupun gangguan dari pihak manapun terkait tanah dan bangunan yang menjadi tempat tinggal warga RW 11 Tamansari. Warga pun mengaku telah beritikad baik dalam penguasaan lahan atau tanah tersebut dengan memelihara dan membayar pajak kepada negara setiap tahunnya. Namun Pemkot Bandung mengklaim, tanah di RW 11 Tamansari telah dimiliki dan dibeli oleh pemerintah pada tahun 1921 dan 1941. Dengan kejadian ini warga RW 11 Tamansari akan terus menuntut keadilan atas hak mereka. BNP/Job UIN SGD/Gusti Rangga Putra
BANDUNG - Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Penggusuran (ARAP) berjalan kaki dari gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat menuju Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (15/1/2018). Aksi unjuk rasa ini merupakan protes warga RW 11 Tamansari terkait rencana Pemerintah Kota Bandung yang berniat membangun rumah deret yang konsekuensinya membuat sejumlah rumah warga harus tergusur. Padahal sebelumnya, selama 20 tahun tidak pernah ada keberatan ataupun gangguan dari pihak manapun terkait tanah dan bangunan yang menjadi tempat tinggal warga RW 11 Tamansari. Warga pun mengaku telah beritikad baik dalam penguasaan lahan atau tanah tersebut dengan memelihara dan membayar pajak kepada negara setiap tahunnya. Namun Pemkot Bandung mengklaim, tanah di RW 11 Tamansari telah dimiliki dan dibeli oleh pemerintah pada tahun 1921 dan 1941. Dengan kejadian ini warga RW 11 Tamansari akan terus menuntut keadilan atas hak mereka. BNP/Job UIN SGD/Gusti Rangga Putra

BANDUNG - Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Anti Penggusuran (ARAP) berjalan kaki dari gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat menuju Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (15/1/2018). Aksi unjuk rasa ini merupakan protes warga RW 11 Tamansari terkait rencana Pemerintah Kota Bandung yang berniat membangun rumah deret yang konsekuensinya membuat sejumlah rumah warga harus tergusur. Padahal sebelumnya, selama 20 tahun tidak pernah ada keberatan ataupun gangguan dari pihak manapun terkait tanah dan bangunan yang menjadi tempat tinggal warga RW 11 Tamansari. Warga pun mengaku telah beritikad baik dalam penguasaan lahan atau tanah tersebut dengan memelihara dan membayar pajak kepada negara setiap tahunnya. Namun Pemkot Bandung mengklaim, tanah di RW 11 Tamansari telah dimiliki dan dibeli oleh pemerintah pada tahun 1921 dan 1941. Dengan kejadian ini warga RW 11 Tamansari akan terus menuntut keadilan atas hak mereka. BNP/Job UIN SGD/Gusti Rangga Putra

Editor: Administrator

Terkini

Gempa Larantuka, Tsunami Terdeteksi di Marapokot dan Reo

Selasa, 14 Desember 2021 | 12:21 WIB

Jelang lebaran 2021 Pengunjung Mal Mulai Ramai

Minggu, 9 Mei 2021 | 12:23 WIB

Tradisi Ziarah Jelang Ramadhan Mulai Ramai

Minggu, 11 April 2021 | 22:03 WIB
X