• Senin, 28 November 2022

Karena Berada Diantara Turunan dan Tanjakan, Lampu Merah di Lokasi Kecelakaan Maut Cibubur Harus Dicabut

- Selasa, 19 Juli 2022 | 21:26 WIB
Ditlantas Polda Metro Jaya akan nonaktifkan traffic light dan menutup U Turn pasca kecelakaan di Cibubur. (TMC Polda Metro)
Ditlantas Polda Metro Jaya akan nonaktifkan traffic light dan menutup U Turn pasca kecelakaan di Cibubur. (TMC Polda Metro)

BANDUNGNEWSPHOTO - Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi meminta lampu merah di lokasi kecelakaan maut di Jalan Alternatif Transyogi Cibubur agar segera dicabut.

Menurut Bambang, lokasi lampu merah tersebut sangat membahayakan karena berada diantara turunan dan tanjakan.

"Lokasi lampu merah ada di tengah antara turunan dan tanjakan ini sangat berbahaya. Terlebih untuk kendaraan besar yang memuat beban berat," kata Bambang seperti dikutip bandungnewsphoto.com dari laman Instagram @fraksipartaigerindra.

Baca Juga: Sopir dan Kernet Truk Pengangkut BBM Pertamina Menjadi Tersangka Penyebab Kecelakaan Maut Cibubur

Selain itu, Bambang juga berharap agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas kasus yang menawaskan banyak korban ini.

"Usut tuntas dan cabut lampu merah tersebut, agar tidak ada lagi korban ke depan," kata Bambang Haryadi dalam keterangan tertulisnya.

Bambang menyebut penempatan lampu merah di lokasi kecelakaan maut Cibubur amat membahayakan. Kendaraan besar seperti truk Pertamina, kata dia, menjadi rentan kecelakaan.

Baca Juga: 11 Orang Meninggal Tertabrak Truk Pertamina di Cibubur, Diduga Truk Alami Rem Blong

"Dan penyebab utama selain dari penabrak adalah penempatan lampu merah yang tidak benar dan sangat membahayakan," katanya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X