• Senin, 28 November 2022

Polisi Tetapkan Sopir Odong-odong Sebagai Tersangka Kecelakaan dengan Kereta Api

- Rabu, 27 Juli 2022 | 21:00 WIB
Odong-odong yang tertabrak kereta api di Kampung Silebu, Desa Silebu, Kecamatan Krangilan, Kabupaten Serang, Banten. (PMJ News)
Odong-odong yang tertabrak kereta api di Kampung Silebu, Desa Silebu, Kecamatan Krangilan, Kabupaten Serang, Banten. (PMJ News)

BANDUNGNEWSPHOTO - Polisi menetapkan sopir odong-odong sebagai tersangka kecelakaan dengan kereta api di Kragilan, Kabupaten Serang yang mengakibatkan sembilan penumpang tewas dan 24 orang luka-luka.

Sopir berinisial JL (27) ini dinilai lalai dalam mengendarai odong-odong yang tertabrak kereta api tersebut.

"Sesuai alat bukti yang telah dikumpulkan, penyidik menetapkan JL usia 27 tahun yang adalah warga Sentul, Kragilan, sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga, Rabu, 27 Juli 2022.

Baca Juga: Baim Wong Cabut Pengajuan Haki Citayam Fashion Week Setelah Banyak Kritikan dan Saran

Shinto mengatakan, untuk melengkapi berkas perkara penyelidikan kasus kecelakaan tersebut, tersangka JL langsung ditahan untuk 20 hari ke depan di Polres Serang Kota.

Atas kelalaiannya, sopir odong-odong tersebut diancam Pasal 310 ayat 2, 3, dan 4 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Nomor 22 tahun 2009. Ancaman hukumannya maksimal penjara selama 6 tahun.

"Pasal yang memang digunakan untuk melapis dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal 12 juta," ucapnya.

Baca Juga: Waspada! Tinggi Gelombang Laut Selatan Jabar, Jateng, dan DIY Capai 6 Meter

Menurut Shinto, dalam kasus kecelakaan ini penyidik telah memeriksa empat orang saksi. Mereka saksi mata yang ada di sekitar tempat kejadian perkara di perlintasan kereta api Kampung Silebu.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X