• Senin, 17 Januari 2022

Tujuh Aplikasi Baru SMART Birokrasi Diluncurkan Permudah Pelayanan Birokrasi

- Senin, 15 November 2021 | 20:48 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan tujuh aplikasi baru SMART Birokrasi di Jabar Command Center Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 15 November 2021. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan tujuh aplikasi baru SMART Birokrasi di Jabar Command Center Gedung Sate, Kota Bandung, Senin, 15 November 2021. (Biro Adpim Jabar)

"Proses kenaikan pangkat juga waktu kita mengusulkan Juli, Agustus juga sudah keluar, kalau dulu ribet dan lama," kata Nana.

Penjabaran tujuh Aplikasi baru SMART Birokrasi tersebut adalah:

Baca Juga: Omzet Pasar Kreatif Bandung 2021 di Cihampelas Walk Tembus Rp3,8 miliar

E-pensiun
ASN Jabar tak perlu lagi mengantre untuk mengajukan pensiun di PT Taspen. Kini seluruh berkas pengajuan pensiun bisa diinput, dimonitor dan diterbitkan lebih cepat dan praktis hanya via sistem pengusulan pensiun elektronik Jabar.

E-KGB
Pemrosesan kenaikan gaji berkala lewat aplikasi E-KGB menggunakan tanda tangan elektronik sehingga lebih cepat proses kenaikan SK-nya. Sebelumnya sampai memakan waktu 5-6 hari kini hanya butuh 1-2 hari kerja.

E-Fungsional
Sistem informasi pelayanan administrasi jabatan fungsional memudahkan ASN untuk mengetahui formasi jabatan yang masih tersedia secara langsung. SK pengangkatan yang membutuhkan dua hari kerja kini bisa kurang dari satu hari kerja.

Baca Juga: Pembinaan Olahraga Sepak Bola Harus Berkesinambungan

E-Pangkat
Sistem pengusulan kenaikan pangkat pilihan dan reguler berbasis elektronik memudahkan pegawai untuk memantau progres berkas usulannya secara realtime dilengkapi fitur komparasi untuk melihat perbandingan data kepegawaian. Proses usulan kenaikan pangkat yang dibutuhkan 4-5 hari kini hanya butuh satu hari saja.

E-Kartu
Pengusulan berkas fisik kartu pegawai, istri, suami, Taspen yang sebelumnya membutuhkan waktu 24 jam kini dapat diinput dan diunggah lewat sistem pengusulan kartu elektronik hanya dengan waktu 30 menit.

E-Mutasi:
Tak perlu repot lagi bertanya soal usulan mutasi ataupun formasi yang kosong di setiap OPD yng diinginkan. Sistem pengusulan mutasi ASN kini ditampilkan transparan. Proses penerbitan SK nya pun hanya butuh waktu dua hari kerja, lebih singkat dari sebelumnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X