• Kamis, 19 Mei 2022

Len Dukung Program Efektif Peningkatan Kemampuan Angkatan Laut Indonesia melalui Modernisasi KRI Usman Harun

- Minggu, 5 Desember 2021 | 20:28 WIB
Len Dukung Program Efektif Peningkatan Kemampuan Angkatan Laut Indonesia melalui Modernisasi KRI Usman Harun (PT LEN)
Len Dukung Program Efektif Peningkatan Kemampuan Angkatan Laut Indonesia melalui Modernisasi KRI Usman Harun (PT LEN)

BANDUNGNEWSPHOTO - PT Len Industri dukung program efektif peningkatan kemampuan Angkatan Laut Indonesia dengan melakukan modernisasi KRI Usman Harun.

KRI 359 Usman Harun sudah berusia lebih dari 15 tahun tetapi masih dalam kondisi sangat baik, namun combat system-nya sudah usang dan harus di upgrade agar dapat meningkatkan kemampuan operasinya.

Combat system adalah brainware dari sebuah kapal perang. Keselarasan fungsi dan kendali antara sistem sensor dan sistem senjata di kapal perang merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan operasi di kapal perang. Peran sentral inilah yang diemban oleh sebuah combat system.

Untuk itulah, Kementerian Pertahanan RI melakukan modernisasi KRI Usman Harun (359) Multi Role Light Fregat (MRLF) Bung Tomo Class dengan mempercayakan kepada PT Len Industri (Persero) berkerjasama dengan Thales. Penandatanganan kontrak sendiri antara Len Industri dan Thales telah dilakukan pada 10 Maret 2020 lalu.

Baca Juga: Aplikasi Kuncie dan Fita dari Telkomsel Raih Google Play Awards 2021

Dalam ruang lingkup modernisasi MLM (Mid Life Modernization), Len dan Thales akan memasang Combat Management System, radar pengawasan udara dan permukaan, radar kendali, dan sistem kontrol penembakan elektro-optik (eo), hingga tactical multi-purpose R-ESM system.

Direktur Bisnis dan Kerjasama Len, Wahyu Sofiadi menjelaskan, “Len memiliki tujuan untuk selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keunggulan TNI dalam menjaga kedaulatan Negara. Program kerjasama modernisasi ini akan memberikan kontribusi besar pada kemandirian industri pertahanan Indonesia".

Tanpa harus membangun kapal perang dari awal, setelah proses modernisasi tersebut kecanggihan KRI Usman-Harun akan selevel dengan kapal Frigat kelas Martadinata yang baru. Sehingga dapat memperpanjang usia beroperasinya kapal perang serta meningkatkan kemampuan TNI AL dengan biaya lebih efektif.

“Dalam pekerjaan ini Len sebagai main contractor-nya. Karena pengalaman Len sebagai mission system integration lebih cocok ketimbang Thales atau principal lain yang fokus hanya sebagai sub-system integrator (combat system, navigation system, communication system),” jelasnya.

Halaman:

Editor: Ega Gantina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X