Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna Harus Tingkatkan Nilai Tambah Produk Unggulan Desa

- Rabu, 19 Oktober 2022 | 20:21 WIB
Salah satu produk Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin boiler yang dipamerkan di Bandung, beberapa waktu lalu. (BNP/Derry Ramadan)
Salah satu produk Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin boiler yang dipamerkan di Bandung, beberapa waktu lalu. (BNP/Derry Ramadan)

BANDUNGNEWSPHOTO - Pemanfaatan teknologi tepat guna (TTG) harus dapat meningkatkan nilai tambah produk unggulan desa sebagai salah satu upaya agar ekonomi Indonesia bisa lebih kokoh dan kuat dengan penggunaan produk dalam negeri.

Demikian dikatakan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat membuka acara Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIII Tahun 2022, di Hotel Aston Cirebon, Rabu, 19 Oktober 2022.

Menurut Abdul Halim, penggunaan produk dalam negeri, seyogianya memberikan efisiensi sekaligus meningkatkan produktivitas produk unggulan desa. Sejauh ini, penggunaan TTG di desa sudah semakin marak mulai untuk pertanian, peternakan, dan budi daya perikanan.

Baca Juga: Pemda Provinsi Jabar akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Pelosok Jabar

"Maka kami ingin teknologi tepat guna menjadi motivasi kita semua untuk terus mendorong teknologi baru yang lebih memudahkan menguntungkan kemajuan desa dan daerah," ujar Abdul Halim.

Menteri Abdul juga menyebut bahwa antardaerah dapat saling mereplikasi TTG yang dibutuhkan di daerahnya.

Sejalan itu dalam kebijakan pembangunan desa, penggunaan TTG merupakan pencapaian SDG's, atau pembangunan berkelanjutan. Maka pemanfaatan dana desa juga dapat diarahkan untuk pengembangan TTG.

Baca Juga: Jabar akan Bangun Universitas Kelas Dunia dengan Kurikulum sama dengan Universitas Lancaster Inggris

"Pada kurun waktu 2015- 2022 peralatan TTG di desa bidang pertanian berhasil meningkatkan produktivitasnya terhadap pertanian," ujar Mendes.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X