• Jumat, 1 Juli 2022

Progres Kereta Cepat Jakarta Bandung Sudah 80 Persen, Ditargetkan Uji Coba November 2022

- Kamis, 7 April 2022 | 21:17 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menerima audiensi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terkait target opersional dan perumusan potensi pengembangan kawasan dan stasiu  KCJB di Gedung Pakuan, Kamis, 7 April 2022. (Biro Adpim Jabar/Rizal FS)
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil menerima audiensi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) terkait target opersional dan perumusan potensi pengembangan kawasan dan stasiu KCJB di Gedung Pakuan, Kamis, 7 April 2022. (Biro Adpim Jabar/Rizal FS)

BANDUNGNEWSPHOTO - Progres pembangunan Proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) yang sudah mencapai 80 persen. Moda transportasi canggih itu ditargetkan beroperasi untuk melayani masyarakat pada Juni 2023.

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat membahas persiapan uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung bersama Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China, Dwiyana Slamet Riyadi, Kamis, 7 April 2022.

"Per hari ini sudah sesuai dengan target 80 persen. Untuk pengoperasiannya sesuai dengan yang sudah disepakati, yaitu pada bulan Juni 2023. Penumpang pertama sudah bisa menggunakan kereta yang kita tunggu-tunggu ini," ungkap Ridwan Kamil.

Baca Juga: Keramba Jaring Apung Akan Dibatasi, Tahun 2022 Satgas Citarum akan Fokus Penegakan Hukum

Menurut Ridwan Kamil, uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung tersebut dilakukan bertepatan dengan perhelatan G20 pada bulan November 2022.

"Bulan November, warga Jawa Barat bisa melihat kereta cepat akan dipamerkan di G20," kata Kang Emil, sapaan akrabnya.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang membaik, menurut Kang Emil banyak pelaku usaha properti yang berminat membangun bisnis dititik Transit Oriented Development (TOD), dan paling progresif yang banyak diminati investor adalah di Stasiun Halim, Jakarta.

Baca Juga: Uang Rp1 Miliar Pemberian Indra Kenz ke Ibunya Bakal Disita Polri

"TOD paling progesif di kawasan Halim Perdanakusuma. Di Halim sudah ada pengembang yang akan membangun rumah sakit, mal dan lain-lain. Kemudian TOD di Karawangan ada hotel dan perkantoran," ujarnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X