• Kamis, 8 Desember 2022

Inilah Sanksi Bagi ASN yang Ketahuan Mudik Pakai Kendaraan Dinas

- Senin, 25 April 2022 | 21:44 WIB
Ilustrasi mobil dinas. (Ist.)
Ilustrasi mobil dinas. (Ist.)

BANDUNGNEWSPHOTO - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana akan memotong dana Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ketahuan mudik menggunakan kenadaraan dinas.

Yana mengatakan, mudik bagi kerabat ASN yang memakai kendaraan dinas bakal kena sanksi tersebut.

Hal ini berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB) No. 13/2022, yang melarang mudik menggunakan kendaraan dinas.

Baca Juga: 445.944 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Pada H-8 Lebaran, Arah Keluar Cikampek Naik 8 Persen

Menurut Yana, pihaknya akan memantau para ASN di Kota Bandung yang melakukan mudik memakai kendaraan dinas melalui peraturan walikota (perwal) terkait instruksi dari Kemen PANRB tersebut.

"Bagi para ASN yang mau mudik ke kampung pakai kendaraan dinas itu tidak boleh, tapi kalau mudiknya di sekitar Bandung masih boleh. Intinya jangan keluar dari Kota Bandung," kata Yana di Balai Kota Bandung, Senin 25 April 2022.

Yana menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tak akan segan memberikan sanksi pada para ASN yang melanggar peraturan terkait mudik tersebut.

Baca Juga: Pengunjung Mall Matahari Tasikmalaya Berhamburan Setelah Terjadi Suara Ledakan Akibat Keramik Retak dan Pecah

"Kami akan buat surat edaran dan akan bikin perwalnya juga. Kalau ada yang melanggar, kita potong Tambahan Perbaikan Penghasilannya (TPP) dan itu ada rumusnya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

26 Perangkat Daerah Jabar akan Gunakan Kendaraan Listrik

Sabtu, 17 September 2022 | 21:38 WIB
X