• Selasa, 4 Oktober 2022

Ketua DPRD Kota Bandung Minta Dishub Bikin Inovasi Tuntaskan 45 Titik Kemacetan

- Senin, 11 Juli 2022 | 21:23 WIB
Salah satu kemacetan di 45 titik di Kota Bandung. (BNP/Job /Angga Indrajid)
Salah satu kemacetan di 45 titik di Kota Bandung. (BNP/Job /Angga Indrajid)

BANDUNGNEWSPHOTO - Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, meminta pejabat baru Dishub Kota Bandung untuk memberikan inovasi mengurangi kemacetan di 45 titik di Kota Bandung.

Tedy meminta Dishub menyelesaikan sejumlah permasalahan menahun yang belum tuntas di Kota Bandung. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah mengurangi kemacetan tersebut.

“Terkait prioritas dari Dishub agar betul-betul perhatikan aspek kemacetan di Kota Bandung yang menjadi perhatian publik. Ini pengalaman keseharian masyarakat. Salah satu keberhasilan pemerintah yang dilihat masyarakat salah satunya yakni kemacetan yang tertangani. Bareng-bareng lah, kita upayakan bersama, dari DPRD Kota Bandung juga akan mendukung penuh,” kata Tedy, saat melakukan kunjungan ke Komplek Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung, di Gedebage, Senin, 11 Juli 2022.

Baca Juga: 35 Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Tanah Suci, 7 Orang Meninggal Saat Wukuf

Tedy meminta Kadishub dan Sekdishub yang baru menjabat, dihadirkan beberapa program sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan. Selama ini, persoalan kemacetan di persimpangan belum juga terurai, bahkan di beberapa titik terpantau makin padat.

Persimpangan yang terkenal dengan kemacetan itu di antaranya persimpangan Kiaracondong-Jalan Soekarno-Hatta, kemudian juga di titik lain seperti simpang Kopo, Moh. Toha, Buahbatu, Pasteur, Ahmad Yani, Jalan Suci, dan ruas jalan lainnya.

Menurut Tedy, jika memang diperlukan, Dishub Kota Bandung juga bisa segera melakukan simulasi rekayasa lalu lintas. Selain menambah ruas untuk direkayasa, Dishub bisa mengevaluasi keberhasilan rekayasa lalu lintas yang pernah diterapkan sebelumnya.

Baca Juga: Tempat Duduk Pria dan Wanita di Angkot Bakal Dipisah Cegah Pelecehan Seksual

“Seperti putaran (u-turn) di bawah fly over Kopo yang disebut-sebut berhasil mengurangi kemacetan. Coba dihitung efektifitasnya, apakah bisa berlanjut demikian atau kembali menjadi persimpangan? Itu hal yang sepertinya sederhana tetapi harus ditangani optimal,” katanya.

Halaman:

Editor: Lukman Gusmanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

26 Perangkat Daerah Jabar akan Gunakan Kendaraan Listrik

Sabtu, 17 September 2022 | 21:38 WIB
X